Penjualan Sepeda Motor Melesat

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Penjualan sepeda motor di Indonesia menunjukkan penguatan pada Juli 2026. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang dilihat VIVA Otomotif Selasa 11 Agustus 2026, penjualan domestik mencapai 636.030 unit, menjadi angka tertinggi sepanjang Januari hingga Juli tahun ini.

Capaian tersebut meningkat cukup tajam dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Juni 2026, penjualan motor domestik tercatat sebanyak 515.136 unit, sehingga terjadi kenaikan 120.894 unit atau sekitar 23,5 persen secara bulanan.

Baca Juga :
Warna Baru Yamaha Fazzio Hybrid Bawa Identitas Berbeda
3 Kesalahan Sepele Pengendara Motor yang Sering Berujung Kecelakaan

Jika melihat pergerakannya sejak awal tahun, penjualan motor memang sempat mengalami penurunan cukup dalam. Pada Januari tercatat 577.763 unit dan naik menjadi 587.354 unit pada Februari, sebelum turun ke 448.974 unit pada Maret.

Pasar kemudian kembali bergerak naik pada April dengan penjualan 520.972 unit. Angka tersebut sempat turun menjadi 479.388 unit pada Mei, lalu kembali meningkat ke 515.136 unit pada Juni dan akhirnya mencapai level tertinggi pada Juli.

Dengan capaian Juli tersebut, total penjualan motor domestik selama tujuh bulan pertama 2026 mencapai 3.765.617 unit. Artinya, rata-rata penjualan bulanan sepanjang periode Januari-Juli berada di kisaran 537 ribu unit.

Selain pasar domestik, aktivitas industri sepeda motor juga terlihat dari kinerja ekspor. Pada Juli, ekspor motor secara Completely Built Up (CBU) mencapai 65.769 unit, juga menjadi angka tertinggi dalam periode Januari-Juli 2026.

Ekspor CBU pada Juli meningkat dari 50.067 unit pada Juni. Secara kumulatif, ekspor motor CBU selama tujuh bulan pertama tahun ini mencapai 382.588 unit.

Aktivitas ekspor dalam bentuk Completely Knocked Down (CKD) juga mencatat angka tinggi pada Juli. AISI mencatat ekspor CKD sebanyak 742.315 unit pada bulan tersebut, naik dari 644.402 unit pada Juni.

Sementara itu, ekspor komponen secara part by part mencapai 17.024.460 unit pada Juli. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam catatan bulanan Januari-Juli, dengan total ekspor part by part mencapai 98.991.906 unit selama tujuh bulan.

Data tersebut menunjukkan Juli menjadi bulan dengan capaian tertinggi untuk seluruh kategori yang dicatat AISI sepanjang tahun berjalan. Namun, data AISI belum menjelaskan faktor spesifik yang membuat penjualan domestik dan aktivitas ekspor meningkat pada bulan tersebut.

Baca Juga :
Gagal Nyalip, Pemotor Terlindas Bus Transjakarta di Jaksel
Sering Diabaikan, Spion Motor Ternyata Wajib Dipasang Dua
Penerapan Kebijakan Zero ODOL Jadi Momentum Perluas Agenda Keselamatan Transportasi

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Makin Meluas, Kebakaran Gunung Bromo Capai 742 Hektare
• 14 jam lalu
0
thumb
KLH Siapkan Aturan EPR, Produsen Diminta Sisihkan Dana untuk Kelola Sampah
• 23 jam lalu
0
thumb
Rudenim Tanjungpinang Mendeportasi 25 Warga Vietnam yang Melanggar Aturan Keimigrasian
• 14 jam lalu
0
thumb
Kemenkopolkam Angkat Bicara Soal Dampak Perluasan Dwikewarganegaraan Terbatas
• 22 jam lalu
0
thumb
Kepuasan jamaah haji naik Qodari sebut bukti perbaikan layanan
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.