IHSG Hari Ini Berpotensi Sideways, Investor Cermati Kebijakan BI

medcom.id
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka di zona hijau pada perdagangan Selasa. Namun, penguatan ini masih dibayangi aksi ambil untung setelah IHSG pada perdagangan sebelumnya gagal bertahan di area resistance.
 
Pada Selasa, 11 Agustus 2026, IHSG dibuka naik 18,44 poin atau 0,29 persen ke level 6.383,81. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 turut menguat 1,88 poin atau 0,30% menjadi 636,01.
 
Pergerakan IHSG masih menjadi perhatian investor setelah pada perdagangan Senin, IHSG ditutup melemah 0,69% ke level 6.365,37. Penunjukan Calon Gubernur BI Jadi Perhatian Investor Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas menyatakan, dari dalam negeri salah satu sentimen yang menjadi perhatian pasar adalah penunjukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI).

Penunjukan tersebut mendapat respons positif dari pasar dan turut mendorong penguatan nilai tukar rupiah hingga berada di level Rp17.755 per dolar Amerika Serikat.
 
Meski demikian, penguatan IHSG belum sepenuhnya solid. Investor masih cenderung merealisasikan keuntungan setelah indeks mengalami kenaikan sebelumnya.
 
Kondisi tersebut membuat arah kebijakan BI menjadi salah satu faktor yang akan dicermati investor dalam perdagangan berikutnya.
  Baca juga: IHSG Menguat Tipis 0,37 Persen di Awal Perdagangan, Bursa Asia Jadi Katalis Data Retail Sales Jadi Katalis IHSG Selain kebijakan BI, pasar juga akan menunggu rilis data ekonomi domestik, salah satunya Retail Sales YoY.
 
Data tersebut diproyeksikan membaik menjadi 1,8 persen dari sebelumnya minus 3,9persen. Jika realisasi sesuai atau bahkan lebih tinggi dari ekspektasi, data tersebut berpotensi menjadi katalis positif bagi pasar karena dapat memperkuat persepsi terhadap konsumsi domestik.
 
Namun, ruang penguatan IHSG diperkirakan masih terbatas. Investor perlu mencermati apakah penguatan konsumsi tersebut cukup kuat untuk mengimbangi aksi profit taking setelah IHSG sebelumnya menguji resistance.
 
"Secara teknikal, IHSG berpotensi bergerak sideways dengan support terdekat di 6.300-6.320 dan resistance penting di 6.400-6.450. Rejection dari area 6.450 menjadi sinyal bahwa momentum penguatan mulai tertahan, sehingga IHSG berpotensi konsolidasi terlebih dahulu," jelas tim riset dalam riset hariannya yang dikutip pada Selasa, 11 Agustus 2026.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Djamari Ingatkan Kapolda-Pangdam Bisa Dicopot Jika tak Mampu Tangani Karhutla
• 1 jam lalu
0
thumb
Survei BPS Terbaru: 7 dari 10 Orang Indonesia Kini Melek Keuangan
• 8 jam lalu
0
thumb
Sumbang Gagasan Baru Penegakan Hukum Indonesia, IPTU Abdillah Makmur Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude
• 42 menit lalu
0
thumb
Puslabfor Ambil Sampel DNA di 3 Ruangan Sekolah Swasta Jaksel Usai Temuan 995 Senjata
• 16 jam lalu
0
thumb
Harga Minyak Naik ke US$ 87 per Barel di Tengah Tuntutan Trump ke Iran
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.