Lima belas tewas, delapan hilang akibat banjir, longsor di Filipina

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Istanbul (ANTARA) - Jumlah korban jiwa akibat siklon tropis Kujira dan Dolphin, serta angin muson barat daya yang memicu banjir dan tanah longsor di Filipina meningkat menjadi 15 orang pada Senin (10/8). Selain itu, sedikitnya delapan orang masih dinyatakan hilang, lapor Manila Times.

Asisten Sekretaris Kantor Pertahanan Sipil Laurence Mina, seperti dikutip suratkabar berbahasa Inggris Filipina itu, mengatakan 11 warga lainnya terluka akibat bencana alam tersebut.

Dia mengatakan penyebab kematian para korban bencana itu meliputi tanah longsor, runtuhan batu, pohon tumbang, sengatan listrik, dan tenggelam.

Menurut laporan GMA News Online, hampir 586.000 orang terdampak akibat bencana. Mereka tersebar di sembilan wilayah dan 33 provinsi.

Sebanyak 4.866 orang juga telah dievakuasi sebagai langkah pencegahan di wilayah I, III, Calabarzon, dan Mimaropa.

Lebih dari 32.800 orang telah mengungsi. Mereka menempati pusat-pusat evakuasi atau rumah-rumah kerabat.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Korban tewas gempa M7,8 di Filipina bertambah jadi 53 orang

Baca juga: ASEAN perkuat kerja sama penanganan dampak bencana di kawasan


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji Dinilai Bisa Memperkuat Transparansi dan Independensi BPKH
• 13 jam lalu
0
thumb
Pemkab Takalar Perkuat Kompetensi ASN, Gandeng UIN Alauddin Gelar Pelatihan AI
• 20 jam lalu
0
thumb
Apresiasi Kinerja PNBP ESDM, Puteri Komarudin: Modal Penting Jaga Ketahanan APBN
• 17 jam lalu
0
thumb
Gedung di Kota Pereira Roboh saat Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia
• 1 jam lalu
0
thumb
Skill yang Tak Bisa Digantikan AI Menurut CEO LinkedIn
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.