jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Senin (10/8) tentang bayang-bayang menyeramkan mengikuti PPPK, lowongan CPNS belum pasti, hingga pemprov angkat tangan jumlah guru PNS menipis. Simak selengkapnya!
1. Bayang-bayang Menyeramkan Tetap Mengikuti PPPK dan P3K Paruh Waktu
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Solusi untuk PPPK Gaji Dibiayai APBN dan Pengalihan P3K PW, Harus Konsisten, Dibuktikan
Rini Antika pesimistis langkah pemerintah pusat mengucurkan dana bantuan Rp20,5 triliun kepada 497 pemda bisa menjadi solusi jitu terkait masalah pembayaran gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu.
Sekretaris Jenderal DPP Aliansi PPPK Paruh Waktu Indonesia (PWI) itu mengatakan, pemerintah pusat mestinya memberikan solusi yang bisa mengatasi masalah untuk jangka panjang.
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Pusat Mengucurkan Dana, Pemda Sudah Terima Surat Resmi, Tingkat Kesejahteraan PPPK Malah Turun
Rini mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat membantu anggaran Rp 20,5 triliun kepada pemda agar bisa menyelamatkan PPPK dan P3K paruh waktu.
Selengkapnya di Bawah:
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Arahan Presiden Prabowo Bikin Tenang, Gaji PPPK Diusulkan Ditarik ke Pusat, Faktanya Terungkap
Bayang-bayang Menyeramkan Tetap Mengikuti PPPK dan P3K Paruh Waktu
2. Istana Serahkan Tiga Surpres ke DPR, Ada Calon Gubernur BI hingga Pimpinan OJK
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan pihaknya telah menyerahkan tiga surat presiden (Surpres) kepada DPR RI.
Menurut Menteri Prasetyo, ketiga surpres tersebut masing-masing berkaitan dengan usulan soal calon Gubernur Bank Indonesia (BI), calon komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan calon duta besar (dubes) untuk negara sahabat.
Selengkapnya di Bawah:
Istana Serahkan Tiga Surpres ke DPR, Ada Calon Gubernur BI hingga Pimpinan OJK
3. Jabar Kekurangan 4.600 Guru SMA, SMK, dan SLB Negeri, Pemprov Angkat Tangan
Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat merespons soal adanya kekurangan guru sebanyak 4.600 orang untuk sekolah SMA, SMK, dan SLB negeri.
Dampak dari kondisi itu membuat banyak guru yang mengajar tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya.
Kepala Disdik Provinsi Jabar Purwanto pun membenarkan mengenai kabar kekurangan tenaga pendidik sebanyak 4.600 orang.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Jabar Kekurangan 4.600 Guru SMA, SMK, dan SLB Negeri, Pemprov Angkat Tangan
4. Jumlah PNS Mengempis, Lebih Banyak PPPK Paruh Waktu, Lowongan CPNS Belum Pasti
Jumlah ASN berstatus PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, lebih sedikit dibanding PPPK Paruh Waktu.
Begitu pun, jumlah PNS di Pemkab Cianjur juga kalah dibanding PPPK penuh waktu. Meski jumlah PNS terus menyusut lantaran setiap tahun ada ratusan yang pensiun, Pemkab Cianjur belum memastikan pembukaan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada 2027 karena masih mengkaji kebutuhan pegawai dan kemampuan anggaran daerah.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Jumlah PNS Mengempis, Lebih Banyak PPPK Paruh Waktu, Lowongan CPNS Belum Pasti
5. Bu Rini: Gaji Dibiayai APBN dan Pengalihan P3K PW ke PPPK Jadi Solusi
Aliansi PPPK Paruh Waktu Indonesia (PWI) mengapresiasi kebijakan pemerintah menambah anggaran Rp 20,5 triliun untuk membantu pemerintah daerah (pemda) membayar gaji ASN.
Kebijakan tersebut bisa menyelamatkan PPPK dan PPPK paruh waktu (P3K PW) walaupun hanya dalam jangka pendek.
"Kami mengapresiasi pemerintah, tetapi kebijakan ini berpotensi hanya menjadi solusi jangka pendek apabila tanggung jawab pembiayaan tetap dibebankan kepada pemerintah daerah," kata Sekretaris Jenderal DPP Aliansi PPPK Paruh Waktu Indonesia (PWI) Rini Antika kepada JPNN, Minggu (9/8).
Baca Selengkapnya di Bawah:
Bu Rini: Gaji Dibiayai APBN dan Pengalihan P3K PW ke PPPK Jadi Solusi
BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Berita Terpopuler: Pemda Tak Mampu Menggaji, Seruan Demo Besar PPPK & P3K PW Muncul, Puluhan Triliun Rupiah Disalurkan
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul





Komentar (0)