JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi kembali menyita 30 barang saat olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekolah swasta, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026).
Kanit Krimum Satreskrim Polres Jaksel, Ipda Alpino de Tech, mengatakan olah TKP dilakukan terhadap tiga ruangan.
“Hasil temuannya masih sama, ada airsoft gun, ada amunisi, ada juga magasin airsoft gun, dan sparepart dari senjata, contohnya sasaran tembak dan gagang senjata,” tutur Alpino saat ditemui usai olah TKP, Senin.
Baca juga: Sekolah Jaksel Tempat Simpan 995 Air Soft Gun Steril dan Aman, Garis Polisi Dicopot
Barang-barang ini ditemukan ruangan eks Ketua Pengurus Yayasan, ruangan Sekretaris, dan ruangan Sarana Prasarana Yayasan.
Selanjutnya barang tersebut akan diperiksa lebih lanjut oleh Puslabfor Polri untuk mengetahui pemiliknya.
Pemeriksaan kali ini dilakukan untuk mensterilkan setiap sudut sekolah agar bisa digunakan lagi tanpa rasa khawatir.
Kini sekolah dinilai sudah aman dari barang berbahaya.
Namun, pihak sekolah masih tetap akan memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) pekan ini.
Baca juga: Olah TKP di Sekolah Swasta Jaksel Tempat Simpan 995 Air Soft Gun, Sejumlah Barang Diangkut
Kepala Staf Ahli Pembina, Untung Sangaji, mengatakan pembelajaran langsung di kelas tetap akan dilaksanakan pekan depan.
“Kami menyesuaikan. Walaupun menurut mereka ini steril, kami tetap akan waspadai itu,” ujar Untung ditemui terpisah.
Sebelum murid-murid masuk, semua ruangan akan dibersihkan kembali agar lebih layak digunakan.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 996 senapan ditemukan di salah satu ruangan di sekolah swasta di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Jumat (10/8/2026).
Yayasan pun melaporkan temuan ini kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Baca juga: Sekolah Swasta Jaksel Akan Periksa Psikologis Murid Usai Temuan 995 Senjata dan Narkoba
Berselang satu bulan kemudian, pihak yayasan kembali meminta pendampingan Polres Jakarta Selatan untuk membuka ruangan yang digunakan IWD sebelumnya yang terkunci rapat.
Komentar (0)