Pramono Data 2.000 Pemulung Bantargebang untuk Jaminan Sosial

liputan6.com
15 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka pendataan bagi pemulung di kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, yang belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial.

Pramono mengatakan sekitar 4.000 pemulung telah terdaftar dalam program perlindungan sosial. Sementara itu, jumlah pekerja di kawasan Bantargebang diperkirakan mencapai 6.000 orang.

Advertisement

BACA JUGA: Pramono Harap STY Bawa Persija Juara saat Jakarta Genap 500 Tahun

Oleh karena itu, Pramono meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mendata pemulung yang belum terdaftar agar dapat memperoleh perlindungan sosial.

“Pemerintah DKI Jakarta tentunya seperti tadi ketika dialog dengan (Dinas) Lingkungan Hidup dari Bekasi, mereka menyampaikan sebenarnya yang bekerja kurang lebih ada 6.000, tapi baru 4.000 (pemulung) yang ter-cover. Kami terbuka untuk itu,” kata Pramono di RDF Rorotan, Jakarta Utara, Senin (10/8/2026).

Pramono sebelumnya mengatakan program perlindungan sosial bagi pemulung di Bantargebang telah berjalan sejak 2017.

Pada 2026, Pemprov DKI mengalokasikan sekitar Rp 806 juta untuk membayarkan perlindungan bagi para pekerja tersebut.

 

Pramono Siapkan Jaminan Sosial Bagi 2.000 Pemulung Bantargebang yang Belum Terdata

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Serukan Efisiensi Anggaran, DPRD Jatim Desak Pemprov Evaluasi Total hingga Tutup BUMD Tak Produktif
• 13 jam lalu
0
thumb
Menhub menegaskan cabut izin operator KMP Mutiara bila terbukti lalai
• 14 jam lalu
0
thumb
BPS Soroti Lonjakan Harga Daging Ayam Ras dan Daging Sapi di Sejumlah Daerah
• 20 jam lalu
0
thumb
Cara Daftar Upacara HUT RI di Istana untuk Warga Jakarta dan Sekitarnya
• 1 jam lalu
0
thumb
8 buah yang baik untuk membantu mengontrol asam urat
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.