Bigmo Diduga Eksploitasi Anak, Kuasa Hukum: Saat Itu Spontan, Tak Ada Script

kompas.com
19 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum konten kreator Bigmo alias Muhammad Jannah, Sangun Rahgado, menyebut konten yang dibuat kliennya dilakukan secara spontan dan tanpa pengaturan atau settingan sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Rahgado setelah mendampingi Bigmo menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (10/8/2026).

"Dalam livestreaming tersebut selalu spontan, tidak pernah ada yang namanya script. Jadi misal livestreaming kemarin terjadi di salah satu pasar, itu memang tujuannya ya ke pasar karena menurut dia mungkin ramai di situ," kata Rahgado kepada awak media, Senin.

Baca juga: Bigmo Minta Maaf Kontennya Ajak Anak Promosi Vape: Insya Allah Kapok!

Rahgado mengatakan, saat membuat konten tersebut, Bigmo bersama rekannya tiba-tiba didatangi sejumlah orang, termasuk anak-anak yang disebut mengenal dirinya.

Menurut dia, penyebutan salah satu merek dalam konten yang kemudian menjadi sorotan publik juga terjadi secara spontan.

"Dan ya mungkin pada kejadian yang kemarin sempat ramai itu dengan menyebut salah satu brand itu ya spontan aja, tidak ada niatan Mo sama sekali dari awal untuk dalam tanda kutip mengeksploitasi anak," papar dia.

Serahkan Penanganan kepada Penyidik

Terkait laporan dugaan eksploitasi anak dalam konten tersebut, Rahgado mengatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada penyidik.

Ia memastikan Bigmo hadir memenuhi panggilan polisi sebagai bentuk iktikad baik dan komitmen untuk kooperatif selama proses pemeriksaan.

"Jadi di sini dapat saya sampaikan juga, tadi kan saya bilang bahwa apakah perbuatan ini merupakan perbuatan pidana atau bukan? Ini kami serahkan kembali kepada teman-teman penyelidik karena ini adalah wewenangnya teman-teman penyelidik," tuturnya.

Baca juga: Bigmo Diduga Eksploitasi Anak, Pengacara: Tidak Dapat Dibenarkan secara Etika

"Yang pasti kami akan kooperatif, makanya kami hadir, ini undangan yang pertama kali Mo terima memang dipanggil pada jam 1 siang tadi, kami datang cukup tepat waktu atas itikad baik kami juga," sambung Rahgado.

Dalam perkara tersebut, Rahgado menyoroti dua hal. Pertama, konten Bigmo yang disebut mendapat respons negatif dari masyarakat. Kedua, proses pembuatan konten yang menurutnya dilakukan secara spontan tanpa settingan.

"Kami juga ingin perkara ini menjadi terang semuanya, dan kami yakin teman-teman penyelidik akan bekerja secara profesional dan akuntabel," jelas Rahgado.

Bigmo Minta Maaf

Sementara itu, Bigmo menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang muncul setelah kontennya dinilai mengeksploitasi anak.

Permohonan maaf tersebut disampaikan Bigmo setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Ia menyampaikannya sambil tertunduk di hadapan awak media.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Saya mohon maaf atas kegaduhan yang telah saya buat," kata Bigmo.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Erick Thohir Beber Target Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026: Semua Pemain Terbaik Indonesia Bisa Hadir
• 19 jam lalu
0
thumb
Film Horor Urang Bunian Rilis Poster dan Trailer, Dimas Aditya Ungkap Tantangan Syuting
• 22 jam lalu
0
thumb
LLDikti Wilayah III dan X Lepas Ratusan Mahasiswa Program KKN di Sumbar
• 17 jam lalu
0
thumb
Komjak Minta Dugaan Penyimpangan Pembangunan Rumah Eks Pejuang Timtim Diusut Tuntas
• 17 jam lalu
0
thumb
Foto: Periksa Tas Siswa di Bangkok Usai Penembakan Massal
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.