Komjak Minta Dugaan Penyimpangan Pembangunan Rumah Eks Pejuang Timtim Diusut Tuntas

metrotvnews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Komisi Kejaksaan (Komjak) meminta Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) menuntaskan penyelidikan dugaan korupsi pembangunan 2.100 rumah bagi eks pejuang Timor Timur. Penyelesaian perkara penting karena menyangkut kepentingan eks pejuang Timtim sebagai penerima manfaat.

“Kami mendorong proses hukum bisa berjalan transparan, profesional, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat, dalam konteks ini adalah kelompok rentan seperti eks pejuang Timtim itu,” kata Anggota Komisi Kejaksaan Nurokhman, dalam keterangannya, Senin, 10 Agustus 2026.

Nurokhman berharap penyelidikan dilakukan menyeluruh. Penanganan perkara juga dinilai menjadi bagian dari komitmen mendorong tata kelola proyek pemerintah yang lebih bersih, efektif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Perkara ini berkaitan proyek pembangunan 2.100 rumah bagi eks pejuang Timtim yang dikerjakan pada 2022-2023 dengan nilai Rp400 miliar dari APBN. Persoalan tersebut mencuat setelah ditemukan kerusakan pada sejumlah rumah yang telah dibangun.

Inspektur Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Heri Jerman menemukan 54 rumah mengalami kerusakan berat. Bahkan, sebagian rumah ambruk.

Kejati NTT mendalami dugaan penyimpangan dalam pembangunan rumah eks pejuang Timtim di Kupang. Dok. Istimewa
 

Baca Juga :

Kejati DKI Tahan Tersangka Baru Kasus Korupsi Kementerian PU
Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati NTT Raka Putra Dharmana mengatakan penyelidik masih mendalami ada atau tidaknya unsur pidana.

“Kasusnya masih penyelidikan. Masih didalami adanya potensi pidana dalam perkara tersebut,” kata Raka, Selasa, 4 Agustus 2026.

Kejati NTT juga belum menutup kemungkinan memeriksa kembali sejumlah saksi apabila keterangannya dibutuhkan. Perkara tersebut juga masih tahap penyelidikan dan belum ada tersangka.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pasar Mobil Indonesia Berangsur Pulih, Penjualan Tembus 517.742 Unit hingga Juli 2026
• 2 jam lalu
0
thumb
Dari Garasi Sempit hingga Melantai di Bursa Saham, Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Kenang Perjuangan Masa Lalu
• 14 jam lalu
0
thumb
Satgas Damai Cartenz Kejar DPO KKB GW Usai Terluka dan Kabur ke Hutan
• 23 jam lalu
0
thumb
Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar
• 23 jam lalu
0
thumb
Hendak Menyerang di Depan Tempat Makan Kawasan Pettarani Makassar, 5 Remaja Ditangkap
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.