Mimika, ERANASIONAL.COM – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 melakukan upaya penegakan hukum terhadap seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) berinisial GW yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
GW diduga terlibat dalam sejumlah kasus penembakan di wilayah Tembagapura dan Kabupaten Mimika.
Dalam upaya penegakan hukum tersebut, personel gabungan sempat melakukan tindakan tegas dan terukur hingga GW mengalami luka.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo, mengatakan tindakan terhadap GW dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan serta pengembangan informasi yang dilakukan personel secara bertahap.
“Dalam pelaksanaan penegakan hukum, personel gabungan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap target dengan menyesuaikan situasi di lapangan. Karena situasi di lapangan ini jurang dan bukit, serta tetap berpedoman pada hukum yang berlaku,” kata Yusuf, Senin (10/8/2026).
Yusuf mengatakan, setelah mengalami luka, GW kemudian mendapat pertolongan dari anggota kelompoknya.
Personel selanjutnya melakukan pemantauan untuk mengetahui perkembangan situasi di sekitar lokasi.
“Dari tindakan tersebut, GW mengalami luka pada bagian tubuhnya. Setelah itu, yang bersangkutan mendapatkan pertolongan dari anggota kelompoknya,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh aparat, GW kemudian dibawa oleh anggota kelompoknya menuju kawasan hutan.
Dengan kondisi medan yang sulit, personel terus memantau keberadaan yang bersangkutan.
“Personel selanjutnya melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di sekitar lokasi. Berdasarkan informasi yang diperoleh, GW kemudian dibawa oleh anggota kelompoknya menuju kawasan hutan,” kata Yusuf.
GW diketahui diduga terlibat dalam sejumlah aksi penembakan di wilayah Mimika. Salah satunya penembakan terhadap kendaraan LWB di area Mile 69, Distrik Tembagapura.
Aksi tersebut mengakibatkan seorang korban berinisial RTS mengalami luka tembak pada bagian paha kiri.
Selain itu, GW juga diduga terlibat dalam aksi penyerangan dan penembakan di area perkantoran Office Building 1 PT Freeport Indonesia, Kuala Kencana, Kabupaten Mimika.
Dalam insiden tersebut, seorang warga negara Selandia Baru, Graeme Thomas Wall (57), meninggal dunia.
Dua karyawan lainnya juga dilaporkan mengalami luka akibat aksi penembakan tersebut.
Hingga kini, aparat masih melakukan pemantauan dan upaya penegakan hukum terhadap GW serta kelompoknya di wilayah Tembagapura dan sekitarnya. []






Komentar (0)