Hari ke-7 Karhutla Bromo, Polres Malang Perkuat Siaga di Jemplang

beritajatim.com
5 jam lalu
Cover Berita

Malang (beritajatim.com) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) masih dalam penanganan petugas gabungan.

Petugas terus melakukan pemantauan dan siaga untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api di kawasan Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono mengatakan, kondisi kawasan hutan Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, masih aman dan kondusif. Sementara kepulan asap masih terpantau dari kawasan hutan Dingklik, Kecamatan Tosari, yang berada di wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Hingga sore ini, untuk kawasan hutan Jemplang terpantau aman dan kondusif. Namun, masih terlihat kepulan asap putih dari kawasan hutan Dingklik, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan,” kata Budiono, Senin (10/8/2026).

Budiono menjelaskan, sejak pagi petugas memantau perkembangan kebakaran dari Pos Jemplang. Sekitar pukul 10.00 WIB, operasi water bombing dilakukan untuk membantu memadamkan api di kawasan Dingklik, khususnya Blok Pusung Munggal.

“Upaya pemadaman terus dilakukan bersama-sama. Water bombing menggunakan dua unit helikopter BNPB dan BPBD dilakukan untuk membantu penanganan titik api di kawasan Dingklik,” ujarnya.

Operasi water bombing berlangsung hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, operasi udara dihentikan karena kondisi kawasan TNBTS diselimuti kabut tebal.

Sementara itu, petugas gabungan dari Kabupaten Pasuruan bersama Balai Besar TNBTS masih melakukan pemadaman secara manual dari bawah bukit. Petugas berupaya menjangkau kawasan Dingklik Blok Punggung Naga, Penanjakan.

“Petugas gabungan masih melakukan pemadaman dari bawah bukit di kawasan Dingklik, Pasuruan. Kondisi medan dan cuaca menjadi perhatian dalam proses penanganan,” jelas Budiono.

Budiono menambahkan, personel gabungan Polres Malang dan unsur terkait tetap disiagakan di kawasan Jemplang untuk mengantisipasi apabila terjadi perkembangan baru. Pemantauan terus dilakukan terhadap kondisi kawasan hutan di sekitar wilayah Kabupaten Malang.

“Kami tetap melakukan pemantauan dan menyiagakan personel di kawasan Jemplang sebagai langkah antisipasi. Apabila ada perkembangan titik api, petugas siap melakukan penanganan bersama unsur terkait,” pungkasnya. (yog/kun)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Sudah Disetujui Jadi Tuan Rumah, Host Contract Masih Dibahas
• 8 jam lalu
0
thumb
Sederet Aturan Baru BGN: Pejabat Berkantor di Daerah hingga Batas Waktu Konsumsi di Ompreng MBG
• 17 jam lalu
0
thumb
Harga Pangan Hari Ini 10 Agustus 2026: Beras Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Melejit
• 14 jam lalu
0
thumb
Wajibkan Rumah Sakit Layani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Akan Tanggung Biaya Pengobatan Korban Begal
• 21 jam lalu
0
thumb
Temukan Ratusan Senjata, Yayasan Sekolah Harapan Ibu Minta Perlindungan KPAI dan Kemendikdasmen
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.