FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Sudah Disetujui Jadi Tuan Rumah, Host Contract Masih Dibahas

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Presiden FIFA Gianni Infantino, di sebelah kanan, dan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir melambaikan tangan kepada para fotografer saat pertandingan final Piala Dunia U-17 antara Jerman dan Prancis di Stadion Manahan di Surakarta, Indonesia, Sabtu, 2 Desember 2023. (Sumber: AP Photo/Achmad Ibrahim)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Indonesia telah mendapat persetujuan FIFA untuk menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, kontrak penyelenggaraan atau host contract antara Indonesia dan FIFA masih dalam tahap negosiasi.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengatakan proses negosiasi tersebut kini tinggal menyelesaikan sejumlah isi dan ketentuan dalam kontrak.

"FIFA sudah menyetujui kita sebagai tuan rumah dan sekarang masih ada sedikit lagi negosiasi mengenai host contract-nya saja, isi-isinya," kata Erick Thohir kepada awak media seusai rapat koordinasi lintas institusi terkait FIFA ASEAN Cup di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Baca Juga: FIFA ASEAN Cup 2026: GBK dan Si Jalak Harupat Resmi Jadi Tuan Rumah

Erick menjelaskan, persetujuan FIFA terhadap Indonesia sebagai tuan rumah diperoleh setelah pemerintah menyiapkan sejumlah persyaratan penyelenggaraan.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah mengeluarkan surat jaminan pemerintah yang kemudian dikirimkan langsung kepada FIFA.

Setelah surat tersebut diterima, FIFA menyetujui Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026.

Meski demikian, proses administratif belum sepenuhnya rampung karena pemerintah dan FIFA masih melakukan negosiasi terkait isi host contract.

Menurut Erick, ketentuan dalam host contract FIFA ASEAN Cup 2026 secara umum tidak jauh berbeda dengan kontrak ketika Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 FIFA 2023.

Namun, masih terdapat beberapa hal yang perlu disinkronisasikan antara pemerintah Indonesia dan FIFA.

"Jadi tidak banyak berbeda. Cuma ini ada beberapa hal yang mungkin kita mau sinkronisasikan. Dan alhamdulillah hari ini kita sudah melakukan rapat terpadu, ya," ujarnya.

Rapat tersebut menjadi bagian dari persiapan pemerintah untuk memastikan penyelenggaraan turnamen berjalan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan FIFA.

Baca Juga: Kapasitas Herdman Diuji, FIFA ASEAN Cup hingga Piala Asia 2027 Menanti

Pemerintah Pastikan Dukungan Penuh

Erick memastikan pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026, sebagaimana dilakukan dalam berbagai ajang olahraga internasional lainnya yang digelar di Indonesia.

Dukungan tersebut, menurut Erick, tidak hanya diberikan untuk penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi juga untuk agenda olahraga besar Indonesia pada tahun-tahun mendatang.

Ia mengatakan Presiden Prabowo melihat olahraga bukan hanya sebagai alat pemersatu bangsa, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional.

Erick menegaskan FIFA ASEAN Cup memiliki nilai strategis karena merupakan program resmi FIFA, bukan sekadar agenda PSSI atau pemerintah Indonesia.

"Apalagi FIFA ASEAN ini merupakan tadi, brand FIFA, ya. Bukan brand kami, PSSI, ataupun negara. Ini benar-benar program FIFA," kata Erick.

Menurut dia, ajang seperti FIFA ASEAN merupakan salah satu kompetisi besar FIFA setelah Piala Dunia. 

Karena itu, menjadi tuan rumah edisi perdana turnamen tersebut dinilai sebagai momen bersejarah bagi Indonesia.

Baca Juga: Pembagian Grup FIFA ASEAN Cup 2026 Terungkap, Indonesia Segrup dengan India, Malaysia, dan Singapura

FIFA ASEAN Cup 2026 Digelar September-Oktober

FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 23 September hingga 3 Oktober 2026.

Turnamen ini terbagi dalam dua divisi, yakni Premier Division yang digelar di Indonesia dan Challenge Division yang berlangsung di Hong Kong.

Premier Division diikuti tim-tim dengan peringkat terbaik di kawasan Asia Tenggara, sementara Challenge Division diikuti negara-negara lainnya.

Premier Division

Grup A:

Indonesia
Malaysia
India
Singapura

Grup B:

Thailand
Vietnam
Pakistan
Filipina

Baca Juga: China Absen di FIFA ASEAN Cup 2026, Pilih Fokus Persiapan Piala Asia 2027

Sementara itu, Challenge Division juga terbagi dalam dua grup.

Grup A:

Hong Kong
Myanmar
Brunei Darussalam

Grup B:

Kamboja
Laos
Timor Leste

FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki format yang berbeda dari kebanyakan turnamen sepak bola.

Tim yang menjadi juara grup akan langsung melaju ke babak final. Dengan demikian, tidak ada pertandingan semifinal dalam kompetisi tersebut.

Format ini membuat setiap pertandingan di fase grup menjadi penting. Hasil buruk sejak pertandingan pertama dapat memperkecil peluang sebuah tim untuk finis di posisi teratas dan mendapatkan tiket ke final.

Bagi Timnas Indonesia, FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus menjadi agenda penting berikutnya setelah kegagalan melaju ke semifinal Piala AFF 2026.

Dengan status sebagai tuan rumah Premier Division, skuad Garuda akan berusaha memanfaatkan dukungan publik serta peluang tampil dengan kekuatan terbaik untuk mengejar prestasi di edisi perdana turnamen FIFA tersebut. 

Baca Juga: Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF yang Diikuti Timnas Indonesia, Jangan Sampai Keliru

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Desy-Afrianti

Sumber : Kompas TV

Tag
  • FIFA ASEAN Cup 2026
  • Timnas Indonesia
  • Erick Thohir
  • host contract FIFA ASEAN Cup
  • tuan rumah FIFA ASEAN Cup
  • FIFA
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Wamenkeu yakinkan investor soal kejelasan "underlying" ETF Emas
• 4 jam lalu
0
thumb
Perkuat Standar Pengamanan yang Humanis, Masmindo Dwi Area Bekali Personel Keamanan Pemahaman HAM
• 2 jam lalu
0
thumb
Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia
• 3 jam lalu
0
thumb
Wall Street Naik Dua Pekan Beruntun, Indeks SdanP Cetak Rekor
• 9 jam lalu
0
thumb
Benarkah stevia lebih sehat dari gula biasa? Ini faktanya
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.