Wajibkan Rumah Sakit Layani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Akan Tanggung Biaya Pengobatan Korban Begal

wartaekonomi.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengambil gebrakan mengejutkan setelah mendengar kisah keluarga korban pembegalan yang terlilit tunggakan rumah sakit di Kabupaten Majalengka. Ia kini memastikan seluruh biaya pengobatan begal akan ditanggun oleh Pemprov Jabar.

Dedi meminta rumah sakit negeri dan swasta tetap memberikan pelayanan tanpa menjadikan persoalan biaya sebagai hambatan awal. Ia mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk menyampaikan kembali mekanisme pembiayaan kepada seluruh rumah sakit, baik rumah sakit milik pemerintah maupun swasta.

Baca Juga: 'Jokowi Pernah Memimpin Seluruh Raja-Raja di Indonesia'

“Saya sudah beri penegasan sekali lagi kepada dinas kesehatan dan seluruh rumah sakit negeri maupun swasta di Jawa Barat. Apabila ada korban pembegalan, kekerasan, dan penganiayaan, tetap layani! Biaya yang timbul ditanggung oleh Pemprov Jabar,” tegas Dedi, dikutip Senin (10/8/2026).

Instruksi itu dinilai penting karena tidak semua korban atau keluarga korban mengetahui mekanisme bantuan pembiayaan yang tersedia. Dedi juga meminta agar disediakan nomor hotline khusus yang dapat dihubungi masyarakat secara cepat ketika membutuhkan bantuan setelah menjadi korban pembegalan atau kekerasan.

Gubernur Jabar itu menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak korban hanya karena persoalan pembiayaan. Korban harus terlebih dahulu mendapatkan pelayanan medis, sementara biaya yang timbul menjadi tanggungan pemerintah daerah sesuai mekanisme yang ditetapkan.

Sebelumnya, Dedi dikejutkan dengan kasus pembegalan yang dialami anak seorang warga bernama Babas. Pembegalan itu bermula sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, sang anak memergoki aksi pencurian sepeda motor. Ia kemudian berteriak meminta pertolongan hingga pelaku mengurungkan aksinya dan melepaskan motor.

Namun, keberanian korban justru berujung petaka. Pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam. Korban kemudian menyelamatkan diri ke kantor polisi sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan.

Baca Juga: UGM Sementara Tak Berwenang Nyatakan Ijazah Jokowi Asli, Tim Roy Suryo: Kita Nantikan Bersama...

Setelah mendapatkan penanganan medis, keluarga menghadapi persoalan lain. Biaya perawatan tidak dapat dibayarkan menggunakan asuransi pemerintah sehingga muncul tunggakan hingga Rp11 juta.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna
• 10 jam lalu
0
thumb
Pemprov Apresiasi Kayong Utara Sukses Gelar MTQ XXXIV Kalbar
• 10 jam lalu
0
thumb
IHSG Menguat Tipis 0,37 Persen di Awal Perdagangan, Bursa Asia Jadi Katalis
• 46 menit lalu
0
thumb
Detik-Detik Penembakan di Restoran Amerika Serikat Terekam CCTV, 3 Orang Tewas | KOMPAS PAGI
• 22 jam lalu
0
thumb
Wagub Rano Karno soal Kondisi dalam Gedung Bapenda Jakarta Usai Terbakar
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.