Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Senin, 10 Agustus 2026, di zona hijau. Sentimen positif dari mayoritas bursa Asia ikut menjadi katalis bagi pergerakan pasar saham domestik.
Mengutip data perdagangan, IHSG naik 23,92 poin atau 0,37 persen ke level 6.433,57 pada pukul 09.06 WIB.
Baca juga: IHSG Dibuka Hijau, Tiga Saham Ini Masuk Daftar Pilihan AnalisPenguatan IHSG terjadi saat sejumlah bursa utama Asia juga bergerak positif. Nikkei 225 Jepang menjadi salah satu indeks dengan kenaikan paling signifikan, yakni lebih dari 2 persen.
Kinerja positif juga terlihat pada Hang Seng Hong Kong, KOSPI Korea Selatan, dan Shanghai Composite China.
Meski begitu, pergerakan bursa Asia Tenggara masih cukup beragam. PSEi Filipina, KLCI Malaysia, dan SET Thailand tercatat berada di zona merah pada awal perdagangan.
Bursa AS Cetak RekorSentimen positif juga datang dari Wall Street. Pasar saham Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan Jumat dan membawa S&P 500 mencetak rekor penutupan baru.
S&P 500 naik 0,6 persen ke level 7.758. Penguatan tersebut terjadi setelah data ketenagakerjaan AS menunjukkan pelemahan yang lebih besar dari perkiraan pasar.
Data non-farm payroll mencatat penurunan 23 ribu tenaga kerja. Angka tersebut berbanding terbalik dengan konsensus pasar yang sebelumnya memperkirakan adanya penambahan sekitar 83 ribu tenaga kerja.
Data tenaga kerja yang melemah ini langsung mengubah ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan Federal Reserve (The Fed).
Investor kini melihat peluang kebijakan The Fed yang lebih dovish. Pasar memperkirakan suku bunga acuan akan dipertahankan di level 3,75 persen, dibandingkan ekspektasi sebelumnya yang memperhitungkan potensi kenaikan 25 basis poin.
Ekspektasi tersebut ikut mendorong sentimen risk-on di pasar keuangan global. Investor mulai lebih berani masuk ke aset berisiko karena prospek kebijakan moneter AS dinilai semakin akomodatif. Sentimen positif global juga terlihat dari pergerakan rupiah yang menguat menuju Rp17.900 per dolar AS.
Dengan kondisi cadangan devisa yang relatif stabil serta sentimen eksternal yang lebih kondusif, pasar saham domestik berpeluang mendapatkan katalis positif.
IHSG Berpeluang MenguatMirae Sekuritas menilai IHSG berpotensi melanjutkan penguatan seiring membaiknya sentimen global dan meningkatnya ekspektasi terhadap kebijakan The Fed yang lebih dovish.
Meski begitu, investor tetap perlu mencermati perkembangan data ekonomi AS, khususnya indikator inflasi dan ketenagakerjaan. Data-data tersebut berpotensi kembali mengubah ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga The Fed.
Untuk perdagangan hari ini, fokus investor pun bukan hanya pada seberapa tinggi IHSG mampu naik, tetapi juga apakah momentum penguatan tersebut bisa bertahan hingga penutupan perdagangan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda






Komentar (0)