jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni pada Minggu (9/8) ini memantau langsung penanganan kasus karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur (Jatim).
Sebelum melakukan pemantauan lapangan, Menhut lebih dulu melaksanakan rapat koordinasi dengan didampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak di kawasan TNBTS, Jawa Timur, Minggu (9/8).
BACA JUGA: Tembus Lereng Curam Bromo, Menhut Optimalkan 3 Helikopter Water Bombing Gempur Api
Rapat juga dilakukan bersama jajaran Polri Manggala Agni, BNPB dan BMKG yang bertugas memadamkan api.
Raja Juli setelah rapat kemudian melaksanakan peninjauan lapangan dan menyebut fokus penanganan kawasan tidak hanya berfokus ke pemadaman api.
BACA JUGA: Bicara Program ASRI, Menhut Ungkit Perintah Presiden Prabowo soal Bibit Unggul
Menurut dia, fokus penanganan diarahkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hingga beberapa bulan ke depan.
"Kami juga sudah rapat untuk membuat incident commander. Jadi, dibuat struktur supaya pekerjaan ini lebih teratur, lebih rapi, lebih terstruktur, semua kebutuhan, tantangan bisa dikoordinasikan, sehingga pemadaman ini akan bisa lebih baik,” kata Raja Juli, Senin (10/8).
BACA JUGA: Menhut: Negara Hadir untuk Cegah Karhutla
Menurutnya, pembentukan struktur incident commander diperlukan, agar seluruh unsur yang terlibat bisa bekerja dalam satu koordinasi.
Dengan begitu, kata Raja Juli, kebutuhan maupun tantangan yang muncul selama proses pemadaman bisa segera ditangani.
Raja Juli menegaskan pemerintah akan terus mengawal penanganan kebakaran hingga kondisi terkendali.
Dia mengatakan langkah itu sekaligus untuk memastikan kawasan TNBTS baru bisa beroperasi setelah situasi dinyatakan aman.
“Insyaallah sampai padam, sampai semua bisa beroperasi lagi baru nanti water bombing-nya berhenti,” kata Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.
Menhut menyebut Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan tegas terkait penganan karhutla.
Eks Plt Wakil Kepala Otorita IKN itu mengatakan di bawah arahan Presiden Prabowo, pemerintah akan bernuang keras mengantisipasi dampak El Nino.
"Ya, secara nasional Presiden Prabowo Subianto sudah memberikan arahan yang sangat jelas. Artinya, pemerintah all out untuk mengantisipasi El Nino yang sering disebut sebagai El Nino Godzilla ini,” kata dia. (ast/jpnn)
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan





Komentar (0)