Bakal Diperkuat Calvin Verdonk hingga Emil Audero, PSSI Tegaskan John Herdman Harus Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 belum selesai menjadi bahan evaluasi. John Herdman kini menghadapi tantangan baru yang jauh lebih jelas: membawa Skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

Pelatih asal Inggris tersebut gagal membawa Indonesia melangkah ke semifinal Piala AFF 2026 setelah hanya finis di posisi ketiga Grup A.

Indonesia mengakhiri fase grup dengan tujuh poin setelah meraih dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Hasil tersebut membuat target juara yang sebelumnya dibebankan kepada Garuda harus berakhir lebih cepat.

Kini, kesempatan untuk bangkit datang melalui FIFA ASEAN Cup 2026.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan federasi akan memberikan dukungan terhadap target yang ditetapkan Herdman.

Erick menyampaikan hal tersebut setelah mengikuti rapat koordinasi lintas lembaga terkait persiapan Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026).

“Ya alhamdulillah kan memang masing-masing pelatih punya targetnya masing-masing. Dan pasti PSSI, Kemenpora akan mendukung target yang dilakukan dari masing-masing pelatih kami,” ujar Erick Thohir.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa target Herdman untuk membawa Indonesia menjadi juara mendapat dukungan penuh dari PSSI.

Namun, setelah kegagalan di Piala AFF, tuntutan terhadap Herdman tentu semakin besar.

Indonesia tidak ingin kembali sekadar menjadi peserta.

Kesempatan Turunkan Skuad Terbaik

Salah satu faktor yang membuat PSSI optimistis adalah status FIFA ASEAN Cup 2026 yang masuk dalam periode FIFA Matchday.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 September hingga 3 Oktober 2026.

Dengan pertandingan berada dalam periode FIFA Matchday, klub memiliki kewajiban melepas pemain yang dipanggil ke tim nasional.

Situasi ini berbeda dengan Piala AFF 2026 yang tidak masuk kalender FIFA.

Pada turnamen sebelumnya, Indonesia harus kehilangan sejumlah pemain penting karena klub tidak memiliki kewajiban melepas pemain.

Kondisi tersebut membuat Herdman tidak dapat menurunkan kekuatan terbaik secara penuh.

Kini situasinya berbeda.

Erick Thohir menyebut hampir seluruh pemain terbaik Indonesia berpeluang memperkuat Garuda.

“Kalau kita melihat tadi, di FIFA ASEAN Cup memang dimasukkan menjadi agenda pada September dan Oktober 2026. Kalau melihat dari seperti ini, pasti semua pemain terbaik akan bisa bermain,” kata Erick.

Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan Indonesia untuk mengejar prestasi maksimal.

“Kita harapkan tentu prestasinya bisa maksimal. Tapi tentu dinamika kita bisa lihat, apakah nanti amit-amit cedera, seperti apa, kita hal-hal ini yang tentu kita harus antisipasi,” imbuhnya.

Dengan kalender FIFA Matchday, nama-nama pemain yang sebelumnya tidak tersedia berpeluang kembali memperkuat Indonesia.

Calvin Verdonk menjadi salah satu pemain yang diharapkan dapat memperkuat skuad Garuda.

Begitu pula dengan Emil Audero yang dapat menjadi opsi di sektor penjaga gawang.

Kehadiran pemain-pemain yang berkarier di luar negeri akan menambah kedalaman skuad Herdman.

Jika seluruh pemain terbaik tersedia dan dalam kondisi fit, Indonesia berpotensi memiliki kekuatan yang jauh lebih lengkap dibandingkan ketika tampil di Piala AFF.

Herdman Tak Punya Banyak Alasan

Faktor ketersediaan pemain membuat FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi ujian penting bagi Herdman.

Pelatih berusia 51 tahun tersebut sebelumnya mengusung identitas permainan menyerang dan dominasi penguasaan bola.

Namun, identitas tersebut belum mampu membawa hasil maksimal di Piala AFF.

Indonesia tampil meyakinkan ketika menghadapi lawan yang berada di bawah tekanan. Garuda menang telak atas Kamboja dan Timor Leste.

Namun, persoalan muncul ketika menghadapi lawan yang lebih terorganisasi.

Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam sebelum bermain imbang 1-1 melawan Singapura.

Dua hasil tersebut akhirnya membuat Indonesia tersingkir dari fase grup.

FIFA ASEAN Cup menjadi kesempatan Herdman membuktikan bahwa kegagalan tersebut bukan gambaran sebenarnya dari kualitas tim.

Apalagi, kali ini ia berpeluang mendapatkan pemain-pemain terbaik.

Tuntutan pun menjadi lebih besar.

Bukan lagi sekadar membangun chemistry atau menguji pemain.

Targetnya adalah juara.

Indonesia Jadi Tuan Rumah

Tekanan terhadap Indonesia juga semakin besar karena Skuad Garuda akan bermain sebagai tuan rumah.

Dua stadion telah disiapkan untuk menggelar pertandingan, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Pemerintah juga memastikan kesiapan infrastruktur pendukung.

Erick Thohir mengatakan Presiden telah mengeluarkan Government Guarantee yang kemudian dikirimkan kepada FIFA.

“Bapak Presiden sudah mengeluarkan surat Government Guarantee yang langsung dikirimkan kepada FIFA. Dan FIFA sendiri alhamdulillah sudah menjawab, bahwa kita menjadi tuan rumah,” kata Erick.

Pemerintah pusat dan daerah pun telah menyiapkan sejumlah lokasi latihan untuk mendukung penyelenggaraan turnamen.

DKI Jakarta menyiapkan Lapangan Banteng, Lapangan Soemantri Brodjonegoro, serta Lapangan Latih JIS.

Sementara Jawa Barat menyiapkan Stadion Institut Teknologi Bandung (ITB), Lapangan Arcamanik, dan Stadion Sidolig sebagai tempat latihan.

Dengan kesiapan tersebut, Indonesia memiliki keuntungan lain sebagai tuan rumah.

Dukungan suporter diharapkan menjadi energi tambahan bagi skuad Garuda.

Tantangan di Grup A

Indonesia tergabung di Grup A Divisi 1 bersama India, Malaysia, dan Singapura.

Sementara Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.

Komposisi tersebut membuat Indonesia tetap harus berhati-hati.

Malaysia dan Singapura bukan lawan asing bagi Garuda. Bahkan, Indonesia baru saja menghadapi Singapura pada Piala AFF 2026.

India juga memiliki karakter permainan yang berbeda dan dapat menjadi ujian tersendiri bagi Herdman.

Karena itu, status tuan rumah tidak boleh membuat Indonesia terlena.

Jika ingin menjadi juara, Garuda harus mampu melewati fase grup terlebih dahulu.

Saatnya Membayar Kegagalan

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan bagi Herdman untuk menjawab kritik yang muncul setelah kegagalan di Piala AFF.

Ia memiliki kesempatan untuk bekerja dengan skuad yang lebih lengkap.

Ia juga mendapatkan keuntungan bermain di kandang sendiri.

Dan yang paling penting, PSSI telah memberikan dukungan terhadap target juara.

Tidak ada lagi ruang untuk sekadar mencari alasan.

Jika seluruh pemain terbaik tersedia, ekspektasi publik akan meningkat.

Nama-nama seperti Calvin Verdonk hingga Emil Audero dapat memperkuat struktur tim, sementara pemain lain yang berkarier di luar negeri juga berpeluang kembali bergabung.

Kini tantangannya berada di tangan Herdman.

Ia harus mengubah kualitas individu menjadi kekuatan kolektif.

Ia harus memastikan Indonesia tidak hanya mampu mendominasi penguasaan bola, tetapi juga efektif mencetak gol, disiplin bertahan, dan mampu mengendalikan pertandingan ketika berada dalam tekanan.

Kegagalan di Piala AFF harus menjadi pelajaran.

FIFA ASEAN Cup menjadi panggung pembuktian.

PSSI telah menyatakan dukungan.

Skuad terbaik berpeluang tersedia.

Indonesia menjadi tuan rumah.

Maka targetnya pun jelas.

John Herdman harus membawa Timnas Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
LPSK Jemput Bola Kasus Sutrimo, Ada Opsi Perlindungan Darurat
• 5 jam lalu
0
thumb
Trump Isyaratkan AS Beralih Tekan Iran Lewat Ekonomi Ketimbang Operasi Militer Baru
• 7 jam lalu
0
thumb
Panas Terik dan Macet Jadi Tantangan Petugas Lalin PMJ, Kesehatan Anggota Jadi Prioritas
• 4 jam lalu
0
thumb
PRI Konsolidasi Organisasi di Jatim, Struktur Terbentuk di 29 Daerah
• 17 jam lalu
0
thumb
Daftar Harga Token Listrik 10 Agustus 2026: Tarif Per kWh Untuk Semua Golongan
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.