Fans Liverpool Mulai Muak sama Andoni Iraola

tvonenews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarata, tvOnenews – Komentar jujur manajer anyar Liverpool, Andoni Iraola, usai kekalahan 2-3 dari Monaco pada laga pramusim di Anfield memicu gelombang kritik dari para pendukung The Reds.

Fans mengecam kebijakan manajemen klub yang dinilai lambat memperkuat kedalaman skuad menjelang bergulirnya musim baru.

Dalam laga tersebut, Liverpool sebenarnya sempat unggul 2-0 pada 30 menit pertama lewat gol Alexander Isak dan Florian Wirtz.

Namun, Monaco bangkit membalikkan keadaan melalui penalti Aleksandr Golovin serta tambahan dua gol di babak kedua dari Mika Biereth dan Paul Brunner.

Hasil tersebut menjadi kekalahan kedua secara beruntun bagi Liverpool setelah sebelumnya mereka juga kehilangan keunggulan dua gol saat takluk 2-4 dari Leeds di Chicago.

Meski demikian, hasil pertandingan pramusim memang bukan tolok ukur utama. Fokus utama tim biasanya adalah meningkatkan kebugaran, membangun pemahaman antarpemain, serta menerapkan sistem permainan baru.

Namun, yang membuat pendukung Liverpool lebih khawatir adalah pengakuan Iraola mengenai kondisi fisik dan kemampuan skuadnya dalam mempertahankan intensitas permainan, seperti dikutip dari Sportbible.

Andoni Iraola menilai Liverpool sebenarnya tampil sangat baik pada awal pertandingan. Akan tetapi, performa tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir laga.

"Kami bermain bagus di babak pertama, terutama 30 menit yang bagus," ujar Iraola kepada wartawan.

Pelatih asal Spanyol itu mengakui Liverpool saat ini belum memiliki kemampuan untuk mempertahankan level permainan tersebut selama 90 menit.

"Untuk saat ini, mungkin kami belum memiliki lebih banyak lagi dalam hal level yang dibutuhkan untuk bermain seperti ini. Mereka (Monaco) pantas membalikkan keadaan," katanya.

Iraola juga menyoroti persoalan kebugaran pemain setelah sejumlah pergantian dilakukan.

"Begitu kami melakukan beberapa perubahan, para pemain mulai kelelahan dan kami tidak bisa mempertahankan level tersebut. Jadi kami harus bekerja keras untuk melakukannya," ujar mantan pelatih Bournemouth tersebut.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian karena gaya bermain yang ingin diterapkan Andoni Iraola di Liverpool memang mengandalkan sepak bola agresif, intens, dan vertikal.

The Reds menunjuk Iraola sebagai pengganti Arne Slot pada Juni 2026 setelah sang pelatih membawa Bournemouth finis di posisi keenam Premier League dan lolos ke kompetisi Eropa.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bromo Ditutup Total akibat Karhutla, Kemenhut Sebut Taman Nasional Lain Masih Buka
• 33 menit lalu
0
thumb
DPR dan Pemerintah Rapat Koordinasi Bahas Persiapan Pidato Kenegaraan 14 Agustus 2026
• 3 jam lalu
0
thumb
SPPG Wajib Cantumkan Batas Waktu Konsumsi di Ompreng MBG Mulai Pekan Depan
• 23 jam lalu
0
thumb
Tak Hanya Aktif di Grup Gay, Unggahan Cinta Terlarang Saepul Pelaku Mutilasi Pria di Depok Jadi Sorotan Netizen
• 18 jam lalu
0
thumb
Polisi Tangkap 8 Pemuda Tawuran di Cipayung, Sita Besi Tajam hingga Balok
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.