Penjelasan Pemilik Kedai Piscok Terkait Kasus Mutilasi Mantan Karyawan

liputan6.com
22 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Pemilik kedai usaha pisang coklat (piscok) buka suara di Stasiun Pondok Cina (Pocin) terkait mantan karyawannya Saepul (26), yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan disertai mutilasi. Pemilik kedai meminta agar masyarakat tidak mengaikatkan tersangka dengan usahanya.

Berdasarkan klarifikasi dari akun resmi Instagram @piscokselamatpagi, pemilik usaha membenarkan bahwa Saepul adalah mantan karyawannya.

Advertisement

BACA JUGA: Usai Mutilasi, Pelaku Jual Motor dan HP Korban Lewat Facebook

"Yang bersangkutan betul eks karyawan (sebagai penjaga outlet pocin) dan tim baru," dikutip melalui Instagram, Senin (10/8/2026).

Saepul baru kerja satu bulan di kedai miliknya. Selain itu, pemilik kedai menyebut, Saepul izin mengundurnan diri pada tanggal 23 Juli 2026.

"Masuk kerja baru sebulan. 23 Juli izin resign," ujar dia.

Pemilik kedai meminta masyarakat untuk tidak menyudutkan usahanya. Menurutnya, tindakan dilakukan Saepul tidak berkaitan dengan usaha tersebut.

"Kaka jangan judge kami ya, tersangka hanya penjaga outlet di Pocin depan. Mohon jangan kasar ya kak, tim yang lain tidak bersalah. Mereka hanya bekerja mencari uang, sebagai perantau," kata dia.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Universitas Kadiri Terjunkan 456 Mahasiswa Kukerta 2026, Fokus Berdayakan Desa
• 22 jam lalu
0
thumb
Bukan Sekadar Lari, Run For Animals 2026 Ajak 2.244 Peserta Peduli Konservasi Satwa
• 23 jam lalu
0
thumb
Makam Sutrimo Orang Dekat Febrie di Banyumas Dijaga Ketat Polisi Jelang Ekshumasi
• 13 jam lalu
0
thumb
Lestari Moerdijat Dorong Reformasi Budaya Sekolah dan Kesejahteraan Guru
• 12 jam lalu
0
thumb
Desak MA Tanggapi Praperadilan Berulang, Relawan Jokowi Siap Gelar Aksi 1 Juta Lilin
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.