Seorang anak perempuan berusia dua tahun di Midland, Texas, meninggal setelah ditinggalkan di dalam mobil yang terkunci dan mengalami sengatan panas akibat suhu tinggi. Ayahnya yang berusia 25 tahun didakwa melakukan pembunuhan berat (capital murder). Kasus tersebut masih dalam penyelidikan.
EtIndonesia.com Pria berusia 25 tahun dari Midland, Lorenzo Rodriguez, telah didakwa melakukan pembunuhan berat setelah putrinya yang berusia dua tahun ditemukan meninggal akibat kepanasan di dalam sebuah mobil yang terkunci. Polisi mengatakan bahwa saat kejadian, Rodriguez sedang tertidur karena sebelumnya mengkonsumsi alkohol pada malam hari.
Setelah mengetahui bahwa Rodriguez minum alkohol pada malam sebelumnya, anggota keluarganya mendatangi rumahnya pada sore hari untuk memeriksa keadaan mereka.
Setelah beberapa kali mengetuk pintu tetapi tidak mendapat respons, keluarga tersebut membongkar sebuah unit AC jendela di sisi rumah untuk masuk ke dalam. Mereka menemukan Rodriguez masih tertidur lelap.
Menurut informasi yang diperoleh, ia telah tidur sejak sekitar pukul 11.00 pagi hari itu.
Karena tidak menemukan putrinya yang berusia dua tahun di dalam rumah, anggota keluarga segera keluar untuk mencari. Mereka kemudian menemukan sang anak terjebak di dalam sebuah mobil Kia berwarna hitam yang tidak menyala.
Keluarga tersebut memecahkan kaca mobil untuk menyelamatkan anak itu dan segera membawanya ke Midland Memorial Hospital. Namun, pihak rumah sakit kemudian menyatakan bahwa anak tersebut telah meninggal dunia.
Setelah melakukan penyelidikan awal, polisi segera menangkap Rodriguez dan mendakwanya dengan pembunuhan berat (capital murder). Kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan persidangan lebih lanjut.
Laporan gabungan reporter New Tang Dynasty TV






Komentar (0)