HARIAN.FAJAR.CO.ID, BANTAENG– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin meluncurkan inovasi penting berupa peta digital yang memetakan titik timbunan sampah di Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng pada Kamis, 6 Juli 2023. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pengelolaan lingkungan dengan menyediakan informasi yang akurat dan mudah diakses mengenai lokasi-lokasi penumpukan sampah.
Peta digital tersebut dikembangkan menggunakan platform Google My Maps dan dapat diakses melalui Quick Response (QR) Code. Setiap titik timbunan sampah dilengkapi dengan data lengkap berupa lokasi, deskripsi singkat, serta dokumentasi foto yang memudahkan proses identifikasi dan pemantauan kondisi lapangan.
Lebih lanjut, peta ini tidak hanya berfungsi sebagai media dokumentasi, tetapi juga memungkinkan pembaruan data secara real-time oleh pengguna yang memiliki hak akses. Hal ini menjadikan informasi yang tersedia selalu relevan dan sesuai dengan kondisi terkini di lapangan.
Selain pembuatan peta digital, mahasiswa KKN juga menyusun Buku Panduan Penggunaan Peta Digital yang memuat tata cara mengakses, mengelola, dan memperbarui data pada Google My Maps. Disediakan pula poster berisi QR Code untuk memudahkan masyarakat dan pihak terkait dalam mengakses peta tersebut.
“Peta digital ini dirancang agar informasi mengenai titik timbunan sampah tidak hanya terdokumentasi, tetapi juga dapat terus diperbarui sesuai kondisi di lapangan. Harapannya, peta ini dapat menjadi media pemantauan sekaligus sumber informasi yang mendukung pengelolaan sampah secara lebih efektif dan berkelanjutan,” jelas Muhammad Rezqy Aryaputra Aliefyanto, penanggung jawab program kerja.
Kendati program KKN bersifat temporer, mahasiswa menekankan pentingnya keberlanjutan pemanfaatan peta digital ini setelah kegiatan mereka berakhir. Dengan tersedianya data yang terdokumentasi secara digital dan mudah diperbarui, peta tersebut diharapkan dapat menjadi sumber informasi utama dalam mendukung pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan di Kelurahan Pallantikang.






Komentar (0)