Geger Sultan Brunei Tiba-Tiba Cabut Gelar Bangsawan Menantu, Ada Apa?

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah, tiba di Cebu, Filipina, untuk menghadiri rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2026 pada Rabu (6/5/2026) malam. (Tangkapan Layar Video Facebook/ASEAN 2026 PH)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah, secara mengejutkan mencabut gelar kerajaan "Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri" dari menantunya. Keputusan tegas yang menargetkan Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah ini dilaporkan langsung berlaku efektif seketika.

Mengutip The Vibes, Sabtu (08/08/2026), pencabutan gelar bergengsi ini diumumkan secara resmi oleh Kantor Pengurus Rumah Tangga Istana. Pengiran Raabi'atul Adawiyyah sendiri diketahui merupakan istri dari Pangeran 'Abdul Malik Hassanal Bolkiah yang merupakan salah satu putra sultan.

Pelaksana Tugas Pengurus Rumah Tangga Istana, Pengiran Haji Raffizanna Pengiran Haji Razali, mengonfirmasi bahwa tindakan ini adalah instruksi langsung.


"Pencabutan ini dilakukan menyusul titah kerajaan dari Sultan Hassanal Bolkiah," tegasnya.

Menurut lembaga penyiaran pemerintah RTB News, keputusan ini diambil setelah perilaku sang menantu dinilai tidak pantas bagi seorang pasangan anggota keluarga kerajaan. Laporan tersebut juga memaparkan bahwa tindakan Raabi'atul dianggap telah mencoreng reputasi monarki secara luas.

Perilaku kontroversial tersebut bahkan dinilai telah menunjukkan sikap kurang hormat yang nyata terhadap sosok Sultan Hassanal Bolkiah. Kendati demikian, pihak istana sama sekali tidak memberikan rincian spesifik mengenai perilaku atau insiden yang memicu pencabutan paksa tersebut.

Pengumuman resmi dari istana juga tidak mengungkapkan apakah akan ada tindakan sanksi lebih lanjut terhadap Pengiran Raabi'atul Adawiyyah ke depannya.

Baca: Retak! Netanyahu Tiba-Tiba Emosi ke Trump, Buang Rencana AS Soal Gaza

(tps/tps)
Saksikan video di bawah ini:
Video:Bikin Industri Susu Jadi Bintang Baru Ekonomi,RI Masih Banyak PR

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Urusan BPHTB Ditarget Rampung 3 Hari, Balik Nama Tanah 10 Hari
• 1 jam lalu
0
thumb
Masyarakat Dayak Wehea Menanti Penetapan Resmi sebagai Masyarakat Hukum Adat
• 20 jam lalu
0
thumb
Fakta Penembakan di Sekolah di Thailand: Konten Kekerasan hingga Simbol Nazi
• 7 jam lalu
0
thumb
Jalan Diblockir Warga, Pengunjung Air Panas Semangat Gunung Dipukuli dan Ditikam
• 13 jam lalu
0
thumb
El Nino Mengancam, Amran Klaim Stok Beras Aman untuk 10 Bulan
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.