HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PSM Makassar mulai memusatkan perhatian pada persiapan menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Pemusatan latihan di Yogyakarta menjadi fase penting bagi Pasukan Ramang sebelum menghadapi rangkaian pertandingan yang langsung memberikan ujian berat sejak awal musim.
PSM dijadwalkan membuka kompetisi dengan menghadapi juara bertahan Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (6/9/2026).
Laga tersebut menjadi ujian pertama bagi skuad asuhan Darije Kalezic. Bukan hanya karena berlangsung di kandang lawan, tetapi Persib merupakan salah satu tim yang diprediksi kembali menjadi kandidat kuat dalam persaingan papan atas.
Setelah menghadapi Persib, PSM langsung menghadapi dua pertandingan kandang.
Pasukan Ramang akan menjamu Arema pada 13 September 2026, sebelum kembali menghadapi Persita pada 19 September 2026.
Artinya, PSM harus menghadapi tiga pertandingan dalam periode awal kompetisi yang berpotensi menentukan bagaimana perjalanan mereka pada musim 2026/2027.
Karena itu, TC di Yogyakarta bukan sekadar agenda latihan rutin.
Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic memiliki kesempatan untuk menyatukan skuad, meningkatkan kondisi fisik, sekaligus mematangkan pola permainan sebelum pertandingan resmi dimulai.
Sebelumnya, Kalezic mengakui persiapan PSM baru mencapai sekitar 40 persen. Skuad juga belum sepenuhnya lengkap karena masih ada sejumlah pemain yang ditunggu bergabung.
“Kami melakukan ini dengan tim yang belum komplit. Kami juga sudah dibantu oleh enam pemain akademi, akan tetapi itu juga belum cukup,” ujar Kalezic.
Kondisi tersebut membuat waktu dua pekan di Yogyakarta menjadi sangat berharga.
Kalezic berharap skuad yang lebih lengkap dapat mempercepat proses pembentukan tim. Kehadiran pemain-pemain baru, termasuk Arkhan Kaka, memberikan tambahan opsi bagi pelatih untuk membangun komposisi terbaik.
PSM juga masih membutuhkan pemain di sejumlah posisi. Hanya sektor penjaga gawang yang dinilai sudah cukup dengan keberadaan Hilmansyah, M Ardiansyah, Syaiful Syamsuddin, dan Putro Nugroho.
“Kami masih membutuhkan pemain di semua lini, kecuali penjaga gawang. Tetapi dari sana (Jogja) kami ingin selangkah lebih maju dalam persiapan, untuk menyambut musim mendatang,” terang Kalezic.
Persib Jadi Ujian Mental
Laga melawan Persib menjadi pertandingan yang paling menyita perhatian pada tiga pekan pertama.
Selain berstatus tandang, PSM harus menghadapi tim yang memiliki kualitas pemain dan pengalaman kompetitif tinggi.
Suporter PSM, Ulil Amri, menilai pertandingan tersebut dapat menjadi momentum penting bagi Pasukan Ramang.
Menurutnya, kemenangan di kandang Persib akan memberikan suntikan kepercayaan diri yang besar bagi pemain.
“Pasti ini akan menjadi pertandingan yang seru. Karena kan ini big match. Jadi kalau PSM bisa menang di pertandingan ini, apalagi kan tandang, pasti mentalnya akan bagus,” ujarnya.
Kemenangan pada laga pembuka memang tidak otomatis menentukan perjalanan satu musim.
Namun, hasil positif di Bandung dapat menjadi fondasi psikologis bagi PSM sebelum menjalani dua pertandingan kandang berikutnya.
Sebaliknya, kekalahan dapat membuat tekanan meningkat karena PSM harus segera bangkit pada pertandingan berikutnya.
Arema dan Persita Menanti
Setelah menghadapi Persib, PSM tidak memiliki waktu panjang untuk melakukan pemulihan.
Arema akan menjadi lawan berikutnya pada 13 September di kandang sendiri.
Pertandingan ini berpotensi menjadi kesempatan bagi PSM untuk mendapatkan tiga poin pertama di hadapan pendukungnya.
Namun, Arema juga bukan lawan yang bisa dianggap ringan.
Persaingan Super League 2026/2027 diperkirakan semakin ketat karena banyak klub melakukan pembenahan skuad pada bursa transfer.
Hal tersebut juga disampaikan Ulil Amri.
“Musim depan ini kan klub-klub lain sudah bagus semua. Saya kira bakalan lebih kompetitif lah dibanding musim kemarin. Karena kita lihat semuanya bagus ini,” katanya.
Empat hari setelah menghadapi Arema, PSM kembali tampil di kandang dengan menjamu Persita.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan kedua bagi Pasukan Ramang untuk mengamankan poin penuh di hadapan suporter.
Jika mampu mendapatkan hasil positif dalam dua pertandingan kandang setelah menghadapi Persib, PSM bisa mengawali musim dengan modal yang cukup kuat.
Kalezic Jadi Harapan
Sekjen Red Gank, Sadakati Sukma, melihat peluang PSM untuk tampil lebih baik musim depan cukup terbuka.
Salah satu alasannya adalah keberadaan Darije Kalezic.
Menurut Sadakati, Kalezic sudah memiliki pengalaman bersama PSM sehingga lebih memahami karakter klub, kebutuhan tim, serta atmosfer sepak bola Makassar.
“Saya sih optimis musim depan PSM akan bisa bicara lebih banyak ya. Apalagi kan Darije ini sudah kenal betul dengan PSM, jadi dia sudah tahu lah bagaimana kebutuhan PSM,” ucapnya.
Namun, optimisme tersebut harus dibarengi dengan kerja keras seluruh elemen klub.
Sadakati menilai tanggung jawab membangun PSM tidak bisa hanya dibebankan kepada pemain.
“Tentu saja kami berharap semua pihak di klub ini bekerja maksimal. Karena tidak ada gunanya juga kalau hanya pemain yang bekerja sendirian,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi penting karena perjalanan PSM musim depan akan sangat panjang.
Setelah menghadapi Persib, Arema, dan Persita, Pasukan Ramang masih harus menjalani pertandingan berat lainnya, termasuk menghadapi Persebaya, Borneo FC, Persija Jakarta, Bali United, hingga Persib pada putaran kedua.
Karena itu, Kalezic membutuhkan skuad yang memiliki kedalaman dan konsistensi.
TC Menentukan Fondasi Musim
Dua pekan di Yogyakarta akan menjadi kesempatan bagi PSM untuk mengubah persiapan dari sekadar mengumpulkan pemain menjadi pembentukan tim yang sesungguhnya.
Kalezic harus menemukan komposisi terbaik, menentukan sistem permainan, dan memastikan para pemain memahami tugas masing-masing.
Arkhan Kaka dan pemain baru lainnya juga harus segera beradaptasi.
Tidak ada banyak waktu untuk bereksperimen setelah kompetisi dimulai.
Persib sudah menunggu pada pekan pertama.
Kemudian Arema dan Persita menjadi dua lawan berikutnya.
Tiga pertandingan awal tersebut menjadi ujian sekaligus peluang bagi PSM untuk menunjukkan sejauh mana proses persiapan mereka.
Jika mampu melewati fase awal dengan hasil positif, kepercayaan diri Pasukan Ramang akan meningkat.
Namun jika gagal, PSM harus segera menemukan solusi sebelum masalah berkembang menjadi tekanan yang lebih besar.
Bagi Kalezic, proses tersebut dimulai dari Yogyakarta.
Dua pekan TC bukan sekadar persiapan menuju kompetisi. Itu adalah kesempatan PSM membangun fondasi sebelum menghadapi tiga ujian awal: Persib, Arema, dan Persita.
Jadwal lengkap PSM Makassar di Super League Musim 2026/2027
Putaran Pertama
06/09/2026 Persib vs PSM
13/09/2026 PSM vs Arema
19/09/2026 PSM vs Persita
11/10/2026 PSS vs PSM
16/10/2026 PSIM vs PSM
22/10/2026 PSM vs Persebaya
26/10/2026 Bhayangkara vs PSM
31/10/2026 PSM vs Madura
07/11/2026 Borneo vs PSM
21/11/2026 PSM vs Persija
28/11/2026 Dewa vs PSM
04/12/2026 Bali vs PSM
08/12/2026 PSM vs Persik
13/12/2026 Java united vs PSM
17/12/2026 PSM vs Garudayaksa
21/12/2026 Isen Mulang vs PSM
26/12/2026 Persijap vs PSM
Putaran Kedua
11/02/2027 PSM vs Borneo
16/02/2027 PSM vs PSS
22/02/2027 Arema vs PSM
27/02/2027 Persebaya vs PSM
03/03/2027 PSM vs PSIM
20/03/2027 PSM vs Java United
03/04/2027 Persija vs PSM
09/04/2027 Dewa vs PSM
18/04/2027 PSM vs Bhayangkara
23/04/2027 PSM vs Isenmulang
27/04/2027 Persik vs PSM
03/05/2027 Madura vs PSM
08/05/2027 PSM vs Persib
13/05/2027 PSM vs Persijap
22/05/2027 Garudayaksa vs PSM
28/05/2027 Persita vs PSM
Tentative PSM vs Bali United





Komentar (0)