Dabe Beauté dan SYADIK Ramaikan Momentum 8.8 Lewat TikTok Live

tabloidbintang.com
11 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Kampanye Dabe Beauté bersama SYADIK, Andi Syaqirah dan Diksa, mendapat perhatian besar dalam momentum belanja 8.8 yang berlangsung pada Sabtu (8/8). Kolaborasi tersebut memadukan hiburan, cerita, interaksi penggemar, dan aktivitas penjualan melalui TikTok Live.

Perwakilan owner Dabe Beauté, Bella Shofie Rigan, mengatakan kampanye tersebut dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan promosi produk. Pihaknya ingin menghadirkan pengalaman yang dapat dinikmati oleh penggemar SYADIK sekaligus memperkenalkan produk Dabe Beauté.

"Berdasarkan angka yang terpantau saat siaran berlangsung, jumlah penonton disebut sempat mencapai sekitar 131 ribu penonton secara bersamaan," jelas Bella Shofie Rigan.

Angka tersebut menjadi salah satu sorotan dari siaran langsung Dabe Beauté x SYADIK. Namun, angka sekitar 131 ribu penonton itu masih membutuhkan konfirmasi melalui dasbor resmi TikTok untuk memastikan apakah masuk dalam kategori Peak Concurrent Viewers (Peak CCV).

Bella mengatakan sejak awal pihaknya tidak ingin kolaborasi tersebut hanya berakhir sebagai sesi jualan melalui siaran langsung. Dabe Beauté berupaya membangun sebuah momentum yang berkaitan dengan perjalanan SYADIK dan para penggemarnya.

“Kami dari awal tidak ingin kolaborasi ini hanya menjadi live jualan biasa. Kami ingin menciptakan sebuah momentum yang bisa dinikmati oleh audience, khususnya mereka yang mengikuti perjalanan SYADIK. Melihat antusiasme yang terjadi hari ini tentu menjadi sesuatu yang sangat luar biasa bagi kami,” paparnya.

Kampanye tersebut sebelumnya telah dibangun melalui rangkaian promosi menuju 8.8. Salah satu materi promosinya membawa narasi “Perayaan Deklarasi Cinta SYADIK — Puncak Road To 8.8”.

Cerita mengenai SYADIK dan hubungan mereka dengan penggemar kemudian menjadi bagian dari strategi kampanye. Dengan pendekatan tersebut, audiens tidak hanya diarahkan untuk melihat produk atau promo, tetapi juga mengikuti cerita dan aktivitas yang dibangun sepanjang kampanye.

Menurut Dabe Beauté, pola tersebut menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan melalui siaran langsung dapat dikemas menjadi pengalaman yang lebih luas bagi penonton.

“Bagi kami, angka penonton bukan hanya soal traffic. Yang lebih penting adalah bagaimana sebuah brand bisa membangun kedekatan dengan audience dan menciptakan pengalaman yang mereka ingat. Commerce akhirnya menjadi bagian dari experience tersebut, bukan satu-satunya tujuan,” lanjut perwakilan Dabe Beauté.

Kolaborasi ini juga memperlihatkan bagaimana merek dapat memanfaatkan kekuatan komunitas dan penggemar dalam strategi pemasaran digital. Brand tidak harus selalu menjadi pusat perhatian, tetapi dapat hadir dalam percakapan yang sudah memiliki audiens.

Dabe Beauté menilai pendekatan tersebut semakin relevan di tengah perkembangan TikTok sebagai ruang hiburan sekaligus perdagangan digital.

“Kami percaya sekarang orang tidak hanya ingin melihat iklan. Mereka ingin mendapatkan cerita, hiburan dan interaksi. Ketika ketiganya bertemu dengan produk yang tepat, di situlah sebuah campaign bisa berkembang jauh lebih besar daripada sekadar promosi,” ungkap perwakilan Dabe Beauté.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Klinik Diabetes mGanik Care Gading Serpong Sebulan Sembuhkan 300-400 Penderita
• 7 jam lalu
0
thumb
Ramalan Zodiak Minggu Ini, 10–16 Agustus 2026
• 1 jam lalu
0
thumb
Indonesia Naik Level! AI Factory Terbesar ASEAN Jadi Modal Menuju AI Hub Regional
• 16 jam lalu
0
thumb
Kemenhut Siapkan Jurus Baru Bongkar Jaringan Perdagangan Satwa Liar
• 15 jam lalu
0
thumb
Maksimalkan Normalisasi Sungai, Pemkot Parepare Percepat Pengerukan Antisipasi Banjir Musim Hujan
• 31 menit lalu
0
Berhasil disimpan.