JAKARTA, DISWAY.ID - Banyak penderita Diabetes Melitus Tipe 2 kesulitan menjaga perubahan gaya hidup secara konsisten.
Tanpa arahan yang tepat, upaya pengelolaan diabetes sering berhenti pada mengontrol gula darah saja.
Hal ini sering ditemui dr. Kelvin Candiago, M.M., MARS., DABRM. selama mendampingi ribuan pasien di Indonesia. "Banyak pasien sudah tahu apa yang harus dilakukan. Namun tanpa pendampingan, menjalankan perubahan gaya hidup konsisten sering kali sulit," ujarnya pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Menurut dr. Kelvin, diabetes adalah kondisi metabolik yang butuh perubahan gaya hidup berkelanjutan. Mengingat hal itu ia mengembangkan mGanik dengan Metode 3R : Rescue, Reverse dan Remission yang mengintegrasikan medikasi, nutrisi dan monitoring.
Pendekatan ini diwujudkan melalui Klinik Diabetes mGanik Care, mGanik Nutrition dan Komunitas Revolusi Diabetes. "Ketika terapi, nutrisi, monitoring, dan dukungan berjalan bersama, peluang untuk pulih dari diabetes menjadi jauh lebih besar," lanjutnya.
Untuk memperluas akses, mGanik kini membuka cabang terbaru Klinik Diabetes mGanik Care di Gading Serpong. Cabang ini bukan hanya ekspansi layanan, tetapi upaya mendekatkan pendampingan diabetes yang terintegrasi ke masyarakat.
Seluruh layanan di klinik ini dirancang komprehensif, mulai dari deteksi dini hingga pencegahan komplikasi. Layanan meliputi konsultasi diabetologis, program kelola gula darah, pendampingan nutrisi klinis, modern wound care, program weight loss medication serta lab dan health screening.
Karena kondisi setiap pasien berbeda, semua penanganan diawali dengan evaluasi medis. Tujuannya agar program disusun sesuai kebutuhan masing-masing pasien sehingga pemulihan bisa lebih terarah.
"Masih banyak penderita diabetes yang ingin memperbaiki kondisi tapi bingung memulainya. Kami ingin menghadirkan akses lebih dekat agar semakin banyak orang mendapat bimbingan menuju kondisi lebih baik," jelas dr. Kelvin saat Grand Opening.
"Dengan hadirnya cabang ke-3 Klinik Diabetes mGanik Care, kami berharap semakin banyak masyarakat mendapat pendampingan yang tepat. Semoga ini membuka kesempatan lebih besar untuk mencapai remisi diabetes," jelasnya.
Seperti diketahui sebelumnya Klinik Diabetes mGanik Care terdapat di tiga wilayah seperti Green Lake City (Tangerang), Bintaro sektor IX serta di Gading Serpong.
Klinik Diabetes mGanik yang baru berdiri sekitar 3 tahun lalu tersebut dalam sebulan rata-rata berhasil menyembuhkan sekitar 300 hingga hingga 400 pasien.
Menurut dr. Kelvin keberadaan Klinik Diabetes mGanik Care sangatlah dibutuhkan masyarakat mengingat penderita diabetes saat ini bukan hanya menyerang seseorang yang telah berusia 40 tahun tetapi banyak pula kasus diabetes yang menyerang penderita diusia 20 hingga 30 tahun.
Klinik Diabetes mGanik Care yang buka semenjak pukul 8 pagi hingga pukul 8 malam diharapkan dr. Kelvin dapat menekan laju pertambahan penderita diabetes. "Pada tahun 2019 silam, jumlah penderita diabetes di Indonesia mencapai 20 juta orang. Jumlah penderita diabetes sebanyak itu tentunya harus mendapatkan penanganan medis yang tepat dengan kehadiran Klinik Diabetes mGanik Care dibeberapa wilayah," tutup dr. Kelvin Candiago.






Komentar (0)