JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mendapat penilaian positif dari publik dalam survei Indonesia Political Opinion (IPO). Teddy menempati posisi kedua dalam persepsi kinerja terbaik di Kabinet Merah Putih dengan tingkat kepuasan 33,5 persen.
Teddy hanya berada di bawah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang memperoleh tingkat kepuasan 42,8 persen. Sementara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berada di posisi ketiga dengan 32,0 persen.
Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan persepsi publik terhadap kinerja para menteri memiliki keterkaitan dengan tingkat popularitas masing-masing figur.
“Persepsi publik terhadap menteri yang dianggap bekerja dengan baik, ini linier dengan popularitas. Menteri Purbaya menempati posisi teratas, kemudian Seskab Teddy Indra Wijaya pada posisi kedua,” kata Dedi, dikutip Minggu (9/8/2026).
Sementara itu, Pengamat Forum Geopolitika Nusantara Irsyad Mohammad menilai hasil survei tersebut dapat menjadi gambaran mengenai persepsi masyarakat, sepanjang metodologi dan hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Menurut Irsyad, posisi Teddy dalam pemeringkatan tersebut tidak terlepas dari tingkat pengenalan publik terhadap sosok Seskab. Popularitas membuat kinerja seorang pejabat lebih mudah diketahui dan dinilai masyarakat.
“Purbaya jadi menteri paling terbaik kinerjanya karena dia tampil dan cukup vokal di publik, walhasil publik pun tahu kinerjanya. Bahkan Seskab Teddy yang masuk nominasi menteri dengan kinerja terbaik di urutan nomor dua karena popularitasnya nyata di masyarakat,” ujar Irsyad.
Data IPO mencatat 41,0 persen responden mengenal atau mengetahui nama Teddy Indra Wijaya. Angka tersebut menempatkan Teddy di posisi kedua dalam tingkat popularitas, hanya di bawah Purbaya yang mencapai 43,5 persen.
Popularitas Seskab Teddy juga lebih tinggi dibandingkan sejumlah tokoh kabinet lainnya. Bahlil Lahadalia tercatat memiliki tingkat popularitas 32,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 30,4 persen, dan Zulkifli Hasan 26,1 persen.





Komentar (0)