KOMPAS.TV – Isak tangis keluarga mewarnai pengambilan sembilan jenazah korban penembakan massal di Sekolah Deb-Sirin Nontha-Buri, Thailand, dari kamar mayat rumah sakit di Bangkok. Sembilan orang tewas dalam insiden tersebut, termasuk lima guru dan staf administrasi.
Pelaku penembakan diketahui merupakan seorang siswa berusia 14 tahun. Selain menembaki warga sekolah, pelaku juga menewaskan kakek dan neneknya sebelum akhirnya bunuh diri. Sementara itu, lebih dari 20 korban luka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Jumlah korban jiwa bertambah setelah seorang siswi berusia 12 tahun dinyatakan meninggal akibat luka tembak. Gerbang Sekolah Deb-Sirin Nontha-Buri kini dipenuhi bunga dan ucapan duka dari warga yang datang memberikan penghormatan terakhir.
Hasil penyelidikan kepolisian mengungkap, pelaku melepaskan sedikitnya 26 tembakan menggunakan senjata api milik kakeknya. Motif penembakan massal tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian Thailand.
Penembakan massal terjadi pada Jumat saat kegiatan sekolah masih berlangsung. Pelaku yang merupakan siswa di sekolah tersebut ditemukan tak bernyawa setelah kejadian. Selain di sekolah, pelaku juga menembak kakek dan neneknya.
#thailand #penembakan #sekolah #nonthaburi #beritainternasional #kompastv
Baca Juga: 996 Senjata Ditemukan di Sekolah, Polda Metro Jaya Dalami Izin Impor | KOMPAS SIANG
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- thailand
- penembakan
- sekolah
- nonthaburi
- beritainternasional
- senjata






Komentar (0)