Punya Sertifikat Pramuka Garuda, Belum Tentu Lulus Jadi Polisi

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Polri menegaskan proses penerimaan anggota mengacu kepasa regulasi yang berlaku. Kepemilikan Sertifikat Pramuka Garuda maupun piagam prestasi nasional dan internasional bukan sebagai jaminan kelulusan otomatis.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, proses rekrutmen anggota dilakukan sesuai dengan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penerimaan Anggota Polri.

Advertisement

BACA JUGA: Ini Link Pendaftaran Penerimaan Polri 2026

"Prestasi yang dibuktikan dengan sertifikat atau piagam, baik nasional maupun internasional, termasuk Sertifikat Pramuka Garuda, merupakan dokumen prestasi pendukung yang dapat dilampirkan oleh peserta. Namun, kepemilikan dokumen tersebut tidak serta-merta membuat peserta diterima tanpa mengikuti proses seleksi," kata dia dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).

Johnny menjelaskan, seluruh persyaratan dan tahapan seleksi wajib dipenuhi sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Sebab itu, sertifikat atau piagam prestasi bukan menjadi pengganti proses seleksi, meski menjadi dokumen pendukung yang penting.

Menurutnya, Polri berkomitmen menjamin rekrutmen anggota berlangsung objektif, transparan, akuntabel, dan mengutamakan kompetensi peserta. Komitmen ini memegang teguh prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) yang menjadi pijakan utama seleksi.

Dalam pelaksanaannya, Polri bersama Kompolnas menggandeng sejumlah pihak, antara lain Ikatan Dokter Indonesia (IDI), perhimpunan psikologi, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Pendidikan, serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Langkah ini merupakan upaya mewujudkan prinsip transparansi dengan melibatkan pihak eksternal dalam mengawasi tahapan proses seleksi.

"Dengan adanya pengawasan internal dan eksternal, proses penerimaan diharapkan semakin terbuka dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta," jelas Isir.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pengamat Soroti Kelemahan John Herdman usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
• 23 jam lalu
0
thumb
Polres Malang nyatakan Jemplang kondusif usai kebakaran Bromo
• 20 jam lalu
0
thumb
Penyebab Kebakaran Kantor Bapenda DKI Masih Misteri, Pramono: Tunggu Keterangan Polisi
• 1 jam lalu
0
thumb
BGN Pecat 66 Kepala Dapur MBG, Terapkan Zero Tolerance Kasus Keracunan
• 20 jam lalu
0
thumb
Tim rescue Australia banyak belajar dengan tim Indonesia
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.