Siloam Ungkap Rahasia Layanan Ginjal Masa Depan, Teknologi Robotik hingga Kolaborasi Jadi Kunci

tabloidbintang.com
6 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Tantangan penyakit ginjal yang terus meningkat mendorong transformasi layanan kesehatan yang lebih terintegrasi. Siloam Hospitals Asri memperkuat perannya sebagai pusat rujukan nasional uro-nefrologi melalui pengembangan teknologi medis terkini, transplantasi ginjal, serta kolaborasi multidisiplin.

Komitmen tersebut menjadi sorotan dalam Siloam Uro-Nephrology Summit 2026 bertema "Shaping the Future of Integrated Uro-Nephro Care in Indonesia". 

Forum ini menghadirkan 38 pembicara nasional dan internasional serta lebih dari 500 dokter dan tenaga kesehatan dari seluruh Indonesia untuk membahas inovasi dan praktik klinis terbaru di bidang uro-nefrologi dan transplantasi.

CEO Siloam International Hospitals, Caroline Riady, mengatakan masa depan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi bagaimana berbagai inovasi dapat diintegrasikan menjadi layanan yang memberikan dampak nyata bagi pasien.

"Semakin maju ilmu yang kita miliki, semakin kita menyadari bahwa tidak ada seorang pun yang dapat memberikan pelayanan terbaik seorang diri," ujar Caroline dalam sambutannya pada Sabtu (8/8) pagi.

Menurutnya, pasien tidak menjalani layanan kesehatan sebagai kumpulan prosedur yang terpisah. Mereka menjalani perjalanan panjang mulai dari diagnosis, menghadapi keputusan medis, mencari donor, menjalani operasi atau transplantasi, hingga proses pemulihan.

Karena itu, kolaborasi antara berbagai bidang menjadi kunci, mulai dari urologi, nefrologi, transplant surgeon, dokter penyakit dalam, laboratorium, radiologi, rehabilitasi, perawat, hingga akademisi.

dr. Grace Frelita, MM, Chief Medical Officer Siloam International Hospitals dan Prof. Dr. dr. Nur Rasyid, SP.U(K), Dokter Spesialis Urologi, Konsultan Urologi Transplantasi dan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menjawab pertanyaan media di sela-sela The 6 th Siloam Urology Nephrology Summit 2026, Sabtu (8/8) pagi. (Dok. Istimewa)

Lebih dari 533 Transplantasi Ginjal

Kebutuhan terhadap layanan uro-nefrologi berkualitas semakin besar seiring meningkatnya kasus penyakit ginjal kronis (PGK). 

Di Indonesia, lebih dari 33,4 juta masyarakat diperkirakan hidup dengan PGK, yang kini menjadi salah satu penyebab kematian utama.

Siloam Hospitals Asri terus mengembangkan layanan ginjal terintegrasi selama lebih dari satu dekade. 

Hingga Juni 2026, rumah sakit ini telah melakukan lebih dari 533 transplantasi ginjal dengan tingkat kelangsungan hidup pasien satu tahun sebesar 98,1 persen dan tingkat kelangsungan hidup cangkok sebesar 96,7 persen.

Didukung teknologi precision diagnostics, bedah robotik Da Vinci Xi, serta pendekatan multidisiplin, Siloam Hospitals Asri juga menjadi rumah sakit pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang melakukan transplantasi ginjal berbantuan robotik serta Robotic-Assisted Living Donor Nephrectomy (RALDN).

Prof. Dr. dr. Nur Rasyid, Sp.U(K), Konsultan Urologi Transplantasi, menilai masa depan layanan uro-nefrologi tidak hanya bergantung pada keberhasilan tindakan medis, tetapi pada kemampuan menghadirkan layanan menyeluruh dari deteksi dini hingga pemantauan jangka panjang.

"Pendekatan terintegrasi memberikan pasien penanganan yang optimal sehingga diperoleh hasil yang lebih baik," ujarnya.

Melalui forum ini, Siloam Hospitals Asri berharap dapat mempercepat pertukaran ilmu, memperkuat kompetensi tenaga kesehatan, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berstandar global tanpa harus berobat ke luar negeri.

dr. Grace Frelita, MM, Chief Medical Officer Siloam International Hospitals, menambahkan bahwa simposium ini bagian dari komitmen Siloam membangun ekosistem pembelajaran berbasis bukti untuk meningkatkan kualitas layanan dan hasil klinis pasien.

Ke depan, Siloam Hospitals Asri akan terus memperkuat Center of Excellence transplantasi ginjal dan uro-nefrologi melalui inovasi, pendidikan berkelanjutan, serta pemanfaatan teknologi medis terkini.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polri Didukung Bongkar Dalang Penyebaran Konten Hoaks Demo Agustus
• 20 jam lalu
0
thumb
Purbaya Terbitkan Aturan Baru Bea Masuk Impor Jepang
• 16 jam lalu
0
thumb
Puslabfor Polri Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI
• 13 jam lalu
0
thumb
Komdigi Ungkap Anak Indonesia Gunakan Ponsel Habiskan 5-7 Jam Sehari
• 15 jam lalu
0
thumb
Media Vietnam Sindir Timnas Indonesia usai Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Tersingkir dengan Cara Memalukan
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.