Dokter Ungkap Waktu Terbaik Minum Kopi, Bisa Bikin Jantung Sehat

cnbcindonesia.com
13 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi seorang wanita minum kopi. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia — Siapa sangka, minum kopi bisa berkaitan dengan manfaat umur panjang. Peneliti menyarankan ada waktu-waktu terbaik bila ingin optimal menikmati khasiat kopi.

Menurut studi terbaru yang dipublikasikan di European Heart Journal, minum kopi di pagi hari dapat membantu menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung.

Meski studi ini belum sepenuhnya menjelaskan alasan di balik manfaat tersebut, salah satu dugaan adalah bahwa minum kopi di sore atau malam hari dapat mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.


"Ini adalah studi pertama yang mengevaluasi pola waktu konsumsi kopi dan dampaknya terhadap kesehatan," kata peneliti utama sekaligus Direktur Pusat Penelitian Obesitas di Tulane University, New Orleans, Dr. Lu Qi seperti dikutip dari CNN International, Kamis (5/6/2025).

Dalam penelitian ini, para peneliti membandingkan dua pola konsumsi kopi, yakni hanya di pagi hari dan sepanjang hari.

Hasilnya, dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi sama sekali, mereka yang hanya minum kopi di pagi hari memiliki risiko kematian dini akibat berbagai penyebab 16% lebih rendah. Sementara itu, risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular tercatat 31% lebih rendah.

Sebaliknya, mereka yang minum kopi sepanjang hari tidak menunjukkan penurunan risiko serupa.

Baca: Ingin Tekanan Darah Stabil? Coba Rutin Konsumsi 3 Jenis Kacang Ini

Temuan ini tetap konsisten meskipun para peneliti telah memperhitungkan berbagai faktor lain seperti pola tidur, usia, jenis kelamin, ras, etnis, pendapatan, tingkat pendidikan, aktivitas fisik, kualitas diet, serta kondisi kesehatan seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi.

Selain itu, baik kopi berkafein maupun tanpa kafein tetap memberikan manfaat serupa bagi peminum di pagi hari.

Namun, penting diingat bahwa penelitian ini bersifat observasional. Artinya, studi ini belum dapat sepenuhnya membuktikan hubungan sebab-akibat.

"Penelitian ini bersifat observasional, bukan eksperimen yang merupakan standar emas," kata ahli gizi terdaftar sekaligus juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, yang tidak terlibat dalam studi ini, Vanessa King, melalui email.

 


(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:
Luis Figo Desak Infantino Mundur Usai Kontroversi Saham Piala Dunia

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Xabi Alonso Terkesan dengan Marco Palestra, Rekrutan Baru Chelsea Langsung Nyetel saat Bungkam AC Milan di GBK
• 4 jam lalu
0
thumb
Komdigi Ungkap Anak Indonesia Gunakan Ponsel Habiskan 5-7 Jam Sehari
• 20 jam lalu
0
thumb
Pusat Mengucurkan Dana, Tidak Lantas Membuat PPPK Paruh Waktu Bersukacita
• 18 jam lalu
0
thumb
Pengamat Bongkar Penyebab Utama Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
• 1 jam lalu
0
thumb
Kemenhut Siapkan Jurus Baru Bongkar Jaringan Perdagangan Satwa Liar
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.