Mardani Ali Sera Lihat Kabinet Bayangan Bukan Sindiran ke Parlemen: Ini Memperkuat Fungsi DPR

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Mardani Ali Sera Lihat Kabinet Bayangan Bukan Sindiran ke Parlemen: Ini Memperkuat Fungsi DPRNasional | sindonews | Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:45Dengarkan Berita

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera melihat kemunculan Kabinet Bayangan bukan sebuah sindiran untuk Parlemen Senayan. Menurut Mardani, keberadaan Kabinet Bayangan justru memperkuat fungsi DPR sebagai check and balances.

“Kalau saya ngelihat bukan sindiran. Ini memperkuat fungsi DPR,” ujar Mardani dalam program Arena Politik yang tayang di Sindonews TV, dikutip Sabtu (8/8/2026).

Dia mengakui bahwa Kabinet Bayangan ada di parlementer. Dia menambahkan, DPR memiliki fungsi check and balance, sistem pengawasan dan keseimbangan.

Baca juga: Kabinet Bayangan Terbuka jika Ada Tokoh Bangsa yang Mau Jadi Dewan Pengawas

“Tetapi kita melihat bahwa tiap negara itu lain lubuk lain ikan, lain ladang lain belalang, Indonesia kayaknya mau dibilang presidensial murni juga teman-teman DPR-nya menurut sebagian masyarakat kok kayak nurut sepenuhnya, kata masyarakat ya,” tuturnya.

“Tetapi lagi-lagi apa yang ada di ruang DPR, memang dalam beberapa survei tidak nampak dalam kebijakan umum yang dikeluarkan oleh pemerintah. Apa yang dibahas di DPR,” sambungnya.

Baca Juga:Pecatan Polisi Ditangkap usai Pungli Sopir Truk Pakai Seragam Dinas di Lubuklinggau

Dia memberikan contoh misalnya banyak kritikan dari DPR mengenai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), tapi kebijakannya jalan terus. “Di DPR kita perhatikan deindustrialisasi terjadi, tapi ternyata perbaikan iklim usahanya belum berjalan. Sehingga dengan keseluruhan fakta yang ada, saya sebagai anggota DPR memaklumi teman-teman membuat kabinet bayangan,” pungkasnya.

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Piala Presiden 2026 Buktikan Sepak Bola Bisa Hidupkan Ekonomi Rakyat
• 23 jam lalu
0
thumb
Mobil China Bersiap Banjiri RI, Mau Buka 80 Diler Baru
• 17 jam lalu
0
thumb
Ramai Soal Makalah MBG Diusulkan jadi Peraih Nobel Perdamaian, Mensesneg Enggan Komentar Panjang
• 8 jam lalu
0
thumb
190 Siswa Sekolah Rakyat Sambut Gus Ipul dengan Paper Mob, Kisah Yunus Jadi Sorotan
• 8 jam lalu
0
thumb
Sosok Norman Joesoef di Mata Akademisi hingga Komentar DPR, Dosen Unhan: Berpotensi Perkuat Sinergi Kebijakan
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.