Mobil China Bersiap Banjiri RI, Mau Buka 80 Diler Baru

cnbcindonesia.com
13 jam lalu
Cover Berita
Foto: Jaecoo Indonesia resmi memperkenalkan Omoda O4 EV di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pabrikan mobil asal China terus mempercepat ekspansi bisnisnya di Indonesia di tengah perubahan peta persaingan industri otomotif nasional. Setelah sejumlah diler Honda beralih menjadi showroom merek China, Omoda & Jaecoo kini menargetkan memiliki lebih dari 80 diler yang beroperasi hingga akhir 2026.

Langkah tersebut melanjutkan tren agresif merek China yang terus memperluas jaringan distribusi. Sebelumnya, CNBC Indonesia menemukan salah satu diler Honda di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, resmi menghentikan operasional dan sedang direnovasi untuk beralih menjadi dealer Jaecoo.


Baca: Ini Mobil Paling Gak Laku di RI, 6 Bulan Cuma Terjual 10 Unit

Ekspansi jaringan kini menjadi salah satu fokus utama Omoda & Jaecoo seiring peluncuran Omoda O4 sebagai model pertamanya di Indonesia.

"Kami terus mengembangkan after sales. Omoda saat ini sudah bergabung dengan Jaecoo sehingga dealer Jaecoo juga akan mendukung seluruh model Omoda. Hingga akhir 2026 kami menargetkan lebih dari 80 dealer Omoda & Jaecoo telah beroperasi di berbagai wilayah Indonesia. Setelah itu jaringan kami akan terus diperluas secara bertahap dari tahun ke tahun," ujar Head of Product Omoda & Jaecoo Indonesia Ryan Ferdiean Tirto di GIIAS dikutip Jumat (7/8/2026).

Di sisi produk, Omoda & Jaecoo memilih Indonesia sebagai negara pertama yang memperkenalkan Omoda O4. Model tersebut menjadi pembuka strategi perusahaan setelah Omoda dan Jaecoo resmi berada dalam satu entitas bisnis di Indonesia pada 2026.

"Kami melihat Indonesia adalah market yang sangat besar dan populasinya masih banyak customer yang muda maupun yang memiliki soul muda. Konsep Omoda O4 sangat cocok dengan karakter tersebut, sehingga produk pertama yang kami bawa adalah Omoda O4," kata Ryan.

Mobil listrik ini juga diposisikan sebagai kendaraan yang dekat dengan gaya hidup digital. Perusahaan menggabungkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dengan karakter pengguna yang semakin akrab dengan perangkat pintar dalam aktivitas sehari-hari.

Baca: Stok Mobil di Diler Terancam Numpuk, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

"Yang kami usung adalah untuk generasi muda yang ingin merasakan teknologi. Salah satunya AI. Harapannya AI di dalam Omoda O4 memberikan kepraktisan, memudahkan mengoperasikan berbagai fitur kendaraan, sekaligus bisa memberikan rekomendasi yang dibutuhkan pengguna," jelasnya.

Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya Omoda & Jaecoo memperkuat posisinya di pasar Indonesia, tidak hanya melalui peluncuran produk baru, tetapi juga dengan memperluas jaringan penjualan, layanan purnajual, dan pengalaman konsumen melalui dealer yang tersebar di berbagai daerah.

"Jaringan dealer akan terus kami tambah mengikuti sebaran customer di seluruh Indonesia sehingga konsumen semakin mudah mendapatkan layanan penjualan maupun after sales dari Omoda & Jaecoo," sebut Ryan.


(arj/arj)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Kemenperin Ungkap Penjualan Kendaraan Listrik Melesat 69,4%

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gempa Hari Ini M 3,5 Guncang Pangandaran, Pusat Getaran di Laut
• 21 jam lalu
0
thumb
Kubu Febrie Adriansyah Siap Bongkar Kejanggalan Kasus TPPU di Praperadilan
• 8 jam lalu
0
thumb
Kepala BGN Sudaryono Minta Maaf soal Kasus Keracunan MBG
• 2 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini 8 Agustus Naik, Buyback Lebih Mahal Rp50 Ribu
• 5 jam lalu
0
thumb
Buntut Pilot Tertangkap Bawa Narkoba, Malaysia Aviation Group Perketat Skrining Kru Kabin
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.