Legislator DPR Minta Polisi Usut Tuntas Temuan 995 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun meminta kepolisian mengusut secara transparan temuan ratusan senjata api (senpi) di salah satu sekolah swasta di Jakarta Selatan.

Adang mengatakan seluruh fakta perlu diungkap untuk memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah spekulasi di tengah masyarakat.

Baca Juga :
Fakta Penembakan Tragis di Sekolah Thailand, Pelakunya Siswa 14 Tahun
Sengketa Yayasan Diduga Jadi Awal Penemuan 995 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel

“Kepolisian harus mengusut perkara ini secara profesional, objektif, dan transparan. Seluruh fakta harus dibuka dengan jelas, mulai dari status kepemilikan, legalitas, hingga alasan penyimpanan barang tersebut di lingkungan sekolah,” kata Adang dalam keterangannya, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Dia menilai keberadaan barang-barang tersebut di lingkungan pendidikan merupakan persoalan serius yang perlu dijelaskan secara terbuka, terlepas dari status kepemilikannya.

Adang lantas meminta penyelidikan dilakukan secara objektif dan tidak dipengaruhi konflik internal yang diduga menjadi awal terungkapnya kasus tersebut.

“Jangan sampai proses penegakan hukum dipengaruhi oleh opini ataupun konflik yang terjadi di antara para pihak. Biarkan penyidik bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti sehingga hasilnya memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi semua pihak,” ujarnya.

Adang juga mendorong evaluasi terhadap mekanisme pengawasan di lingkungan satuan pendidikan, khususnya pengawasan aset dan barang yang memerlukan izin khusus.

Menurut dia, penguatan pengawasan diperlukan agar keberadaan barang-barang tersebut tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Adang menyatakan mendukung langkah aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus tersebut secara tuntas, profesional, dan akuntabel guna memberikan kepastian hukum serta menjaga kepercayaan masyarakat.

“Lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman untuk belajar dan membangun karakter generasi muda. Pengawasan terhadap aset maupun aktivitas di lingkungan sekolah harus diperkuat agar peristiwa seperti ini tidak kembali menimbulkan keresahan di masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan membenarkan temuan sejumlah senjata api dan airsoft gun di salah satu ruangan milik yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dalam ruangan bekas kepala yayasan berinisial IWD tersebut ditemukan 995 pucuk senjata, amunisi, aksesori senjata, alat pembuat peluru, VCD porno, serta barang yang diduga narkotika jenis sabu dan ganja.

Baca Juga :
DPR: Temuan Senpi di Sekolah Swasta Jaksel Masalah Serius, Kemendikdasmen Harus Turun Tangan
Eks Ketua Yayasan Dipanggil, Polisi Telusuri Asal-usul 996 Senjata di Sekolah Swasta Jaksel
Polisi Temukan Surat Impor Airsoft Gun di Balik Temuan 996 Senjata di Sekolah Jaksel

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Investor Pasar Modal Tembus 30 Juta SID
• 13 jam lalu
0
thumb
Polisi Periksa 10 Saksi Terkait Kebakaran 6 Lantai di Gedung Bapenda DKI
• 15 jam lalu
0
thumb
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Narkoba Etomidate Senilai Rp630 Juta
• 4 jam lalu
0
thumb
Polri Didukung Bongkar Dalang Penyebaran Konten Hoaks Demo Agustus
• 11 jam lalu
0
thumb
BMKG Ingatkan Ancaman Rob di Pesisir NTT, Warga Diminta Waspada 8–11 Agustus
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.