Pemerintah Bakal Kasih Rp26 Juta Jika Berhasil Tangkap Lele Jumbo Ini

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi ikan lele biru. (Dok. Pexels)

Jakarta, CNBC Indonesia - Departemen Sumber Daya Alam Maryland, Amerika Serikat, meluncurkan program pengendalian lele biru dengan memberikan insentif hingga US$ 1.500 (sekitar Rp 26,8 juta) per perjalanan bagi kapten kapal sewaan dan pemandu memancing. Langkah ini diambil untuk menekan populasi ikan invasif yang merusak ekosistem di Teluk Chesapeake.

Inisiatif tersebut juga membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk menikmati perjalanan memancing gratis sepanjang musim panas hingga musim gugur 2026. Selain mengendalikan hama lele, program ini bertujuan mendongkrak geliat ekonomi industri penyewaan kapal pancing di wilayah Maryland.

Pendaftaran undian untuk mendapatkan tiket memancing gratis bagi publik dibuka mulai 24 Juni 2026. Di saat yang sama, para kapten kapal dan pemandu mancing profesional yang berminat diajak untuk segera mendaftarkan armada mereka.


Baca: Kanker Menular Misterius Serang Ikan Lele, Ilmuwan Ungkap Penyebabnya

Dikutip detikINET dari Coast TV, kapten dan pemandu yang berpartisipasi juga akan menerima penggantian biaya hingga US$ 1.500 per perjalanan. Jumlah penggantian ini mungkin melebihi biaya normal perjalanan kapal sewaan.

Lele biru dianggap spesies invasif di sungai Teluk Chesapeake. Itu karena lele biru memangsa spesies asli yang penting, termasuk kepiting biru, ikan white perch, dan ikan menhaden, sehingga menimbulkan kekhawatiran besar bagi ekosistem Teluk Chesapeake.

Memancing lele biru di Maryland tidak memiliki batasan jumlah tangkapan. Spesies ini dapat tumbuh hingga ukuran sangat besar, dengan rekor tangkapan lele biru di Maryland mencapai berat sekitar 37 kilogram.

Para pemancing memiliki kesempatan unik untuk menikmati tantangan memancing sekaligus berkontribusi membantu mengurangi populasi hewan invasif tersebut.

Program percontohan ini merupakan upaya pihak departemen untuk menekan dampak lele invasif di perairan Maryland. Upaya tambahan lainnya meliputi dukungan terhadap turnamen memancing spesies invasif, pengumpulan data hasil tangkapan, serta kerja sama dengan mitra industri dan instansi pemerintah untuk mempercepat pembasmian.

Ikan lele biru tersebut diperkenalkan ke sungai-sungai di Teluk Chesapeake di Virginia antara tahun 1960-an dan 1980-an, menurut Departemen Sumber Daya Alam Maryland.

Populasi ikan ini meluas melalui sistem sungai utama dan mulai mengancam spesies lain yang asli di Teluk tersebut. Hal ini menciptakan dampak negatif pada lingkungan dan ekonomi, terutama karena populasi kepiting biru di Maryland mulai menurun.

"Ikan lele liar invasif yang ditangkap di alam liar menciptakan ancaman signifikan dan menyebabkan kerusakan ekologis. Saya berharap dapat menghilangkan ancaman yang disebabkan oleh spesies invasif ini untuk selamanya," kata Senator Maryland, Angela Alsobrooks.


(pgr/pgr)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Inovasi Bikin Benih Sayur Tahan Hama-Cuaca Ekstrem, Petani Cuan

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bahlil: Dulu Manfaat Hilirisasi Lebih Banyak Dinikmati Asing, Kini Dibiayai Danantara
• 19 jam lalu
0
thumb
Ekspor Salak dan Durian RI ke China Melonjak di Semester I 2026
• 10 jam lalu
0
thumb
Prabowo Nilai Tulisan Buku Pelajaran Kecil, Pemerintah Lakukan Pembaruan
• 20 jam lalu
0
thumb
Kejagung Ungkap Sosok Febrio Adiono: Pegawai Administrasi, Bukan Jaksa
• 9 jam lalu
0
thumb
Brimob Polda Metro Jaya Amankan Lokasi Kebakaran di Gedung Bapenda DKI
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.