Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat. Brimob Polda Metro Jaya bergerak mengerahkan Tim SAR Batalyon A Pelopor dan Detasemen Gegana, serta kendaraan water cannon untuk membantu penanganan di lokasi.
Kebakaran terjadi pada Jumat (7/8/2026) malam. Selain mendukung proses pemadaman, personel Brimob juga melakukan pengamanan area agar situasi tetap aman dan terkendali selama proses penanganan berlangsung.
Hingga proses penanganan berlangsung, api masih dalam tahap pemadaman dan petugas gabungan terus bekerja mengendalikan kobaran api serta mengamankan area sekitar gedung.
Tim SAR Batalyon A Pelopor dan Detasemen Gegana, serta kendaraan Water Cannon menjadi bagian dari upaya Brimob Polda Metro Jaya dalam memberikan dukungan kemanusiaan, menjaga keamanan, dan memastikan penanganan bencana berjalan efektif.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto mengatakan pengerahan personel dan peralatan merupakan bentuk kesiapsiagaan Brimob dalam memberikan bantuan pada situasi kedaruratan. Menurutnya, seluruh personel menjalankan tugas secara profesional dengan mengedepankan keselamatan masyarakat, petugas, dan perlindungan terhadap objek yang terdampak kebakaran.
"Setiap personel Brimob dituntut selalu siap memberikan respons cepat dalam setiap kondisi darurat. Kami hadir untuk mendukung proses penanganan kebakaran, membantu pengamanan lokasi, serta memastikan masyarakat tetap terlindungi selama operasi berlangsung," ujar Henik.
Masyarakat diimbau tidak mendekati lokasi kebakaran demi keselamatan serta mematuhi arahan petugas di lapangan agar proses penanganan tidak terhambat. Dia menyampaikan, apabila menemukan situasi darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi layanan kepolisian 110 yang melayani selama 24 jam.
Diketahui, damkar menerima laporan kebakaran terjadi pukul 21.30 WIB. 100 personel Damkar dikerahkan ke lokasi memadamkan api.
Belum ada penjelasan terkait penyebab kebakaran. Termasuk ada tidaknya korban dalam peristiwa ini.
(fca/idn)






Komentar (0)