Ringkasan Berita:
- Sebanyak 10 tiang listrik roboh beruntun di Jalan Raya Daendels Pantura Gresik saat proyek pembangunan box culvert berlangsung.
- Seorang sopir truk molen mengalami luka setelah terkena hempasan kabel listrik dan langsung dievakuasi ke rumah sakit.
- Tiang listrik yang ambruk juga merusak sejumlah kendaraan proyek serta sempat menutup badan jalan hingga memicu kemacetan.
- Polisi masih menyelidiki penyebab insiden dengan dugaan awal aktivitas penggalian dilakukan terlalu dekat dengan posisi tiang listrik.
Gresik (beritajatim.com) – Aktivitas penggalian tanah untuk pembangunan box culvert di Jalan Raya Daendels Pantura Gresik berujung insiden serius. Sebanyak 10 tiang listrik roboh secara beruntun di lokasi proyek pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Insiden tersebut mengakibatkan seorang sopir truk molen mengalami luka setelah terkena hempasan kabel listrik. Selain itu, sejumlah kendaraan proyek juga mengalami kerusakan akibat tertimpa tiang dan kabel yang ambruk.
Korban diketahui bernama Gatot Subronto (61), warga Desa Sambungrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. Saat kejadian, ia sedang membersihkan truk molen usai menurunkan muatan semen di area proyek.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum peristiwa terjadi seorang saksi bernama Alex melihat alat berat yang dioperasikan Hidayat sedang melakukan penggalian tanah untuk pemasangan box culvert.
Lokasi penggalian disebut berada sangat dekat dengan tiang listrik. Beberapa menit kemudian terdengar suara benturan keras sebelum tiang-tiang listrik roboh secara berantai.
Sedikitnya 10 tiang listrik ambruk hingga menutup badan Jalan Raya Daendels Pantura Gresik. Tiang beserta kabel listrik yang roboh turut menghantam tiga kendaraan proyek, satu kendaraan lain yang sedang terparkir, serta mengenai Gatot Subronto yang berada di dekat truk molen.
Kapolsek Manyar AKP M. Gifari Syarifuddin membenarkan adanya korban luka dalam kejadian tersebut.
“Korban sudah dievakuasi ke RS Fatma Medika untuk mendapatkan penanganan medis,” ujarnya, Jumat (7/8/2026).
Selain menyebabkan seorang pekerja terluka, robohnya 10 tiang listrik juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah kendaraan proyek dan sempat mengganggu aktivitas masyarakat serta arus lalu lintas di sekitar lokasi.
AKP Gifari mengatakan penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada aktivitas penggalian box culvert yang dilakukan terlalu dekat dengan posisi tiang listrik.
“Penyebab pastinya robohnya 10 tiang listrik tersebut masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada aktivitas penggalian box culvert yang berada terlalu dekat dengan posisi tiang listrik sehingga memicu insiden tersebut,” ungkapnya.
Petugas kepolisian bersama instansi terkait segera melakukan pengamanan lokasi dan proses evakuasi tiang listrik yang roboh. Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan kondisi jalan sekaligus menghindari potensi bahaya bagi pengguna jalan.
Hingga Jumat siang, arus lalu lintas di Jalan Raya Daendels Pantura Gresik yang sebelumnya sempat mengalami kemacetan mulai kembali normal. Satu per satu tiang listrik yang roboh berhasil dipindahkan sehingga akses kendaraan dapat kembali dilalui secara bertahap. [dny/beq]





Komentar (0)