Kinerja Kejaksaan Diuji, Pakar Minta Jaksa Agung Tegas dan Tak Pandang Bulu

rctiplus.com
14 jam lalu
Cover Berita
Kinerja Kejaksaan Diuji, Pakar Minta Jaksa Agung Tegas dan Tak Pandang BuluNasional | okezone | Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:43Dengarkan Berita

JAKARTA - Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad, menilai ketegasan kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin menjadi salah satu kunci utama, dalam menjaga kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung di tengah berbagai dinamika dan tantangan internal.

Menurut Suparji, dinamika hukum yang melibatkan mantan pejabat tinggi tidak boleh menghambat kinerja penegakan hukum. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi momentum bagi Kejaksaan untuk menunjukkan komitmen dalam memberantas korupsi secara profesional, transparan, dan berintegritas.

"Kepercayaan publik tidak hanya ditentukan oleh siapa yang menjabat, tetapi oleh integritas, profesionalisme, independensi, dan keberanian menegakkan hukum," tegas Suparji dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).

Ia mengingatkan publik dan media agar dapat memisahkan capaian kinerja institusi dengan dugaan pelanggaran yang bersifat individual. Menurutnya, penilaian terhadap Korps Adhyaksa harus dilakukan secara objektif dan proporsional dengan mengacu pada capaian serta indikator kinerja yang terukur.

Baca Juga:Ucapan Yang Mulia Takut Ya Berbuntut Panjang, 2 Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi

Suparji menilai gaya kepemimpinan yang tenang, transparan, dan berorientasi pada penguatan sistem menjadi penting untuk menjaga soliditas jajaran Kejaksaan.

 

Dengan sistem yang kuat, kata dia, penanganan perkara korupsi skala besar, penyelamatan aset negara, hingga pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dapat terus berjalan tanpa terganggu persoalan personal.

Lebih lanjut, Suparji mengapresiasi langkah Jaksa Agung yang dinilai konsisten melakukan pembenahan internal, memperkuat pengawasan, serta menjaga akuntabilitas dalam setiap proses hukum.

Menurutnya, langkah tegas tersebut diperlukan untuk memperkuat sistem pencegahan sekaligus menjaga integritas dan moralitas seluruh aparatur penegak hukum.

"Saya mengajak seluruh insan Adhyaksa untuk tidak goyah. Jadikan hukum sebagai panglima. Bekerja tanpa pandang bulu dan utamakan kepentingan bangsa dan negara," ujarnya.

"Kepercayaan masyarakat dibangun dari konsistensi menjunjung keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan," pungkasnya. 

#nasional

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
RI Bakal Punya Pabrik Baterai EV Raksasa, Ini Pemiliknya
• 15 jam lalu
0
thumb
Polisi Dalami Izin Gudang Penyimpanan 995 Senjata Angin di Sekolah Jaksel
• 15 jam lalu
0
thumb
Gedung Bapenda Jakarta Terbakar, Bagaimana Nasib Data Perpajakan Jakarta? Ini Kata Pemprov
• 15 jam lalu
0
thumb
AC Milan Resmi Akhiri Kontrak Ismael Bennacer, Karier Berlanjut ke Qatar
• 22 jam lalu
0
thumb
Tracing TBC di Maros Temukan 57 Kasus, Wamenkes Soroti Program Desa Siaga TBC
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.