Jakarta, tvOnenews.com- Berlinang air mata dari istri korban begal di Jalur Kebun Tebu Pasirbungur (Jalan Raya Sukamandi-Purwadadi), Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat menyampaikan isi hatinya kepada KDM.
- Antara
Dalam curhatnya, istri korban bernama Ratnasari mengatakan le Gubernur Dedi Mulyadi di sapa KDM itu, sang suami meninggal dunia karena dibegal.
Lebih sedih lagi, ia mengaku sempat menolak langkah sang suami untuk keluar rumah. Sebab ia menilai sudah malam, dan memantik rasa cemasnya.
Tidak diduga sang suami, malah menjadi korban begal. Di mana kabarnya, suami Ratna meninggal dunia karena mengalami luka berat di bagian kepala.
Ratna dengan tak kuasa menahan tangis, kalau sang suami meninggal dunia setelah melakukan shalat tahajud. Almarhum meninggalkan dua orang anak, berumur 1 tahun dan 7 tahun.
"jadi almarhum meniggalnya kapan? karena luka di bagian kepala?," tanya KDM ke rekan suami Ratnasari.
"ia jadi (almarhum) pas di bawa ke rumah sakit, kata dokter ada luka di kepala kayanya pembuluh darahnya gitu (pecah)," jawab rekan suami Ratna, yang jadi korban begal mengalami tangan patah.
"Iya pak, dia abis shalat Tahajud," curhat Ratnari, dikutip dari Instagram Dedi Mulyadi, yang juga tayang di Youtubemya, Sabtu (8/8).
"saya sudah bilang gak usah, besok saja karena sudah malam gitu,"
- dok.kolase tvOnenews.com/ Instagram @dedimulyadi71
Didalam obrolan tersebut, KDM terheran-heran karena pada saat kejadi sekitar jam 03.00 WIB. Seorang bapak-bapak bersama suami Ratna hendak membawa Kambing.
Nahas kejadian merenggut nyawa pun terjadi. Sebab di jalur tersebut mereka ketemu begal. Namun tidak ada yang membantu, meskipun ada kendaraan yang lalu lalang.
"Di jam segitu, memang gak ada kendaraan lain yang lewat pak? motor mobil?," tanya Dedi.
"ada pak tapi pada gak nolongin, gak berani," jawabnya.
Berdasarkan informasi yang beredar, dijelaskan seorang pengendara motor tewas akibat pembegalan di Jalur Kebun Tebu Pasirbungur (Jalan Raya Sukamandi-Purwadadi), Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Minggu dini hari, 2 Agustus 2026.
Korban yang merupakan suami Ratnasari, dikabarkan dihentikan dan diserang pelaku di area perkebunan tebu yang sepi dan minim penerangan pada Minggu, 2 Agustus 2026, sekitar pukul 04.00 WIB.





Komentar (0)