Anggota Komisi Organisasi (OC) Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Iddy Muzayyad, mengungkapkan saat ini sudah ada sekitar 11 nama yang masuk sebagai bakal calon Ketua Umum PBNU menjelang Muktamar ke-35 di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026.
Hal itu disampaikan Iddy usai Serial Diskusi Muktamar ke-35 NU bertajuk Muktamar NU untuk Semua di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (7/8).
“Ya saya kira calon tidak jauh dari yang sudah berkembang itu semuanya. Ada sekitar lebih 11 lah, 11 calon sementara ini,” kata Iddy.
Iddy menjelaskan, status nama-nama tersebut masih sebatas bakal calon. Nantinya, para peserta Muktamar akan menentukan siapa saja yang lolos menjadi calon resmi.
Apabila usulan perubahan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU disetujui Muktamar, para muktamirin akan lebih dulu menjaring sembilan nama calon. Selanjutnya, Ketua Umum akan dipilih oleh Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dari sembilan nama tersebut.
“Statusnya kan mekanisme bakal calon. Setelah nanti kemudian dipilih itu menjadi calon, baru nanti calon itu dipilih salah satunya oleh AHWA. Itu kalau menurut ketentuan yang kita usulkan untuk diubah,” ujarnya.
Iddy menyebut, sebelas nama yang saat ini mengemuka sebagai bakal calon Ketua Umum PBNU adalah Yahya Cholil Staquf, Nasaruddin Umar, Zulfa Mustofa, Abdul Hakim Mahfudz, Yusuf Chudori, Abdul Ghaffar Rozin, Abdussalam Sochib, Gudfan Arif Ghofur, Masyukir Abdillah, Hery Haryanto Azumi, dan Marsudi Syuhud.
Selain itu, ia juga menyebut masih ada satu nama lain yang belum bersedia dimunculkan ke publik, yakni Prof. M. Nuh.
“Sebenarnya ada juga calon yang belum berkenan muncul yaitu Prof. Nuh,” katanya.






Komentar (0)