JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan hingga saat ini belum ada surat presiden soal calon Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif.
"Kalau pertanyaannya berkaitan dengan surpres pengajuan calon definitif Gubernur Bank Indonesia, sampai hari ini juga belum ada surpres dari Bapak Presiden yang dikirim ke DPR berkenaan dengan hal tersebut, karena masih sedang proses," kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 6 Agustus 2026.
Menurut Prasetyo, dalam beberapa waktu terakhir Presiden aktif berdiskusi dengan berbagai pihak serta meminta masukan sebelum menentukan nama yang akan diajukan sesuai mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.
BACA JUGA:Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mundur, Istana Buka Suara!
"Bapak Presiden dalam waktu-waktu terakhir ini banyak berdiskusi, banyak menerima pendapat, banyak meminta masukan dalam kaitannya nanti pada waktunya untuk sesuai dengan mekanisme yang sudah diatur mengajukan ke DPR mengenai calon Gubernur BI definitif," ujarnya.
Prasetyo menegaskan hingga saat ini belum ada keputusan final maupun surpres yang diterbitkan Presiden.
BACA JUGA:Gerakan #YukHaji Resmi Diluncurkan, Muslim Pro dan Maybank Indonesia Ajak Anak Muda Mulai Nabung Haji
Saat ditanya apakah, Gubernur BI sementara Destry Damayanti menjadi calon definitif, Prasetyo mengatakan belum bisa memastikan karena proses pengajuan belum dilakukan.
"Kalau posisi hari ini kan beliau adalah pejabat gubernur sementara yang memang itu diatur mekanismenya di Undang-Undang Bank Indonesia," jelasnya.
BACA JUGA:Jelang RDG Bank Indonesia, IHSG Melesat 88 Poin ke Level 6.319
Meski demikian, ia mengakui Destry menjadi salah satu nama yang masuk dalam pertimbangan mengingat posisinya saat ini sebagai pejabat Gubernur BI sementara.
"Apakah Ibu Destry salah satu yang dipertimbangkan atau nama yang termasuk dibahas, ya bisa kami sampaikan itu sudah pasti, kan sebagai pejabat gubernur sementara itu," ujarnya.
Selain Destry, Pras mengakui ada beberapa nama yang bakal dipertimbangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Oh ada beberapa nama, banyak.. banyak," ucapnya.






Komentar (0)