Penembakan Massal di Sekolah Thailand, Tujuh Orang Termasuk Pelaku Tewas

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Sedikitnya tujuh orang tewas setelah seorang pelajar melepaskan tembakan di sebuah sekolah di Provinsi Nonthaburi, Thailand, pada Jumat (7/8). Pelaku kemudian mengakhiri hidupnya sendiri.

Juru bicara Kepolisian Nasional Thailand Letkol Trirong Phophan mengatakan, selain tujuh korban tewas, sedikitnya 15 orang lainnya mengalami luka-luka.

Insiden terjadi di Sekolah Debsirin Nonthaburi yang berada di pinggiran barat laut Bangkok. Rekaman dan foto dari lokasi menunjukkan para siswa berhamburan keluar sekolah saat korban luka dievakuasi ke ambulans. Sejumlah guru tampak saling berpelukan dan menangis.

Seorang siswa berusia 18 tahun mengatakan, semula mengira suara yang didengarnya berasal dari petasan.

"Saya awalnya tidak mengira itu suara tembakan. Ada banyak letusan: dor dor dor. Lalu hening. Kemudian terdengar lagi," ujarnya kepada Reuters.

Menteri Pendidikan Thailand Prasert Jantararuangtong mengatakan korban tewas terdiri dari guru dan siswa. Polisi telah mengidentifikasi pelaku sebagai seorang pelajar sekolah tersebut.

Petugas penyelamat, Kiatikhun Verapongpradith, mengatakan timnya tiba ketika penembakan masih berlangsung. Mereka menemukan sejumlah siswa mengalami luka tembak di bagian punggung, dada, dan lengan.

Di lantai atas sekolah, tim penyelamat menemukan seorang guru laki-laki telah kehilangan nyawa. Sementara di ruangan lain, seorang guru perempuan ditemukan dengan luka tembak di dada dan lengan.

"Kami melakukan CPR selama sekitar 30 menit dan segera membawanya ke rumah sakit karena denyut nadinya tidak kembali. Namun kami sudah berusaha semaksimal mungkin," kata Kiatikhun.

Menurut otoritas setempat, sekolah tersebut memiliki sekitar 3.100 siswa dan 147 guru pada tahun ajaran 2025. Wakil Menteri Pendidikan Akkharanan Kannakittinan menyatakan pemerintah tengah mengoordinasikan bantuan bagi para korban.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kekeringan Meluas, Saatnya Beralih dari Respons Darurat ke Adaptasi Terencana
• 11 jam lalu
0
thumb
Ratusan Senpi di Sekolah Swasta Jaksel Disebut Legal dan Berizin, Diklaim akan Dipakai untuk Ekskul
• 8 jam lalu
0
thumb
Investor Asing Net Buy Rp 273 M: Lepas Saham BBCA dan EMAS, Borong DSSA
• 9 jam lalu
0
thumb
Pakai Rompi Pink dan Tangan Diborgol, Febrie Adriansyah Tiba di Kejagung Jalani Pemeriksaan
• 2 jam lalu
0
thumb
KPI ajak masyarakat kritis atas informasi tak valid di media sosial
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.