Siasat Agar Tak Antre di SPBU Berjam-jam

liputan6.com
6 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Mesin dimatikan. Motor dituntun perlahan. Satu per satu pengendara bergerak menuju dispenser bahan bakar. Di sejumlah SPBU, pemandangan itu kini menjadi rutinitas baru. Antrean mengular bukan lagi soal hitungan menit, melainkan bagian dari strategi yang harus dijalani para pengendara agar tetap bisa melanjutkan perjalanan.

Bagi Amran (44), pengemudi ojek online asal Pondok Kopi, Jakarta Timur, mengisi bensin bukan lagi sekadar berhenti sejenak di SPBU. Ada waktu yang harus diperhitungkan, antrean yang harus disiasati, hingga risiko kehabisan bensin di tengah jalan.

Advertisement

BACA JUGA: Harga BBM di AS Melonjak Tajam Imbas Perang Iran, Ini Datanya

Pagi itu, Kamis (6/8/2026), Amran mematikan mesin Honda Scoopy miliknya di SPBU COCO Cikini 31.103.03 Pertamina. Dengan seragam hijau dan helm bertuliskan "Gojek", ia menunggu sekitar lima menit sebelum akhirnya mendorong motornya menuju dispenser Pertalite.

"Saya habis antar orang tadi ke Gondangdia. Semalam lupa isi bensin," katanya usai mengisi BBM Rp25 ribu.

Menurut Amran, mengisi bensin pada pagi hari sebenarnya bukan pilihan yang ideal. Selain masih berada di jam sibuk, antrean kendaraan membuat waktu terbuang lebih lama.

Padahal, indikator bensin motornya masih menyisakan satu bar. Namun, ia memilih mengisi lebih awal daripada mengambil risiko kehabisan bensin saat bekerja.

"Kalau nanti-nanti terus, yang ada keburu habis dan enggak nemu pom lagi," ujarnya.

Dari pengalamannya, waktu terbaik mengisi bensin justru saat siang hingga sore, sekitar pukul 11.30-15.00 WIB, atau larut malam setelah pukul 21.30 WIB.

Memang tidak menjamin SPBU benar-benar sepi, tetapi setidaknya antreannya tidak sepanjang pagi.

"Jadi enggak nunggu lama banget," katanya.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Cuaca 7 Agustus 2026: Dua Wilayah Ini Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
• 21 jam lalu
0
thumb
Mengenal Kimpul, Umbi Tahan Kekeringan untuk Hadapi Perubahan Iklim
• 13 jam lalu
0
thumb
Masyarakat Wajib Tahu, Ini Perbedaan Pindar Legal dan Pinjol Ilegal
• 19 jam lalu
0
thumb
Pemkab Luwu Timur Tegaskan Penanganan Dampak Sosial PSN IHIP Sesuai Hukum, Siapkan Rp16 Miliar Santunan
• 3 jam lalu
0
thumb
Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Raih Sertifikasi Hijau
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.