Mahasiswa Gelar Aksi Damai, Minta BNN Transparan Ungkap Pabrik Narkoba di Batam

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Sekelompok mahasiswa menggelar aksi damai di depan Kantor BNN RI, Jakarta untuk mendesak pengusutan tuntas kasus pabrik narkoba berskala besar di Kota Batam. Secara khusus, massa menuntut BNN untuk memeriksa keterlibatan AH secara jujur dan transparan.

Aksi damai itu dilatarbelakangi oleh temuan penyidik BNN di lapangan. Salah satu barang bukti yang diamankan diduga memiliki keterkaitan dengan perusahaan milik yang bersangkutan.

BACA JUGA: Bea Cukai dan BNNP Jambi Gagalkan Peredaran Sabu-Sabu & Ekstasi di 3 Lokasi Strategis

Dalam orasinya, perwakilan mahasiswa menegaskan dukungan penuh mereka kepada BNN untuk membersihkan Kota Batam dari sindikat narkotika.

Mereka mendesak agar seluruh pihak yang terlibat, termasuk mereka yang masih berstatus DPO segera ditangkap.

BACA JUGA: DPN GPANN Dilantik, BNN Dukung Pembentukan Satgas Anti-Narkoba hingga Tingkat Desa

"Kami meminta agar kasus di Kota Batam ini benar-benar tuntas. Apabila masih ada tersangka di luar sana yang menjadi DPO agar secepatnya ditangkap," ujar salah satu perwakilan mahasiswa dalam orasinya.

Lebih lanjut, massa secara spesifik menyoroti jadwal pemanggilan AH. Mereka meminta penyidik BNN untuk tidak main-main dalam melakukan pemeriksaan, mengingat adanya jejak aset yang tertinggal di lokasi kejadian.

BACA JUGA: Pemilik Pabrik Narkoba Beny Setiawan Divonis Hukuman Mati

"Kami meminta agar pemilik perusahaan benar-benar diperiksa tanpa ada permainan. Apabila memang dia terbukti terlibat, maka kami berharap dia ditangkap," kata massa aksi.

Sementara soal langkah AH yang dikabarkan telah memolisikan salah satu akun media atau media sosial diduga terkait pemberitaan kasus ini, pihak mahasiswa menilai hal tersebut sebagai hak konstitusional warga negara.

Namun, mereka menegaskan bahwa aksi demonstrasi ini bukan bertujuan untuk menghakimi secara sepihak. Mahasiswa menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah (presumption of innocence).

Tuntutan utama mereka murni demi memastikan tidak ada kongkalikong atau permainan hukum dalam proses pemeriksaan yang rencananya akan dilakukan esok hari.

Di akhir orasinya, mahasiswa kembali menegaskan sikap objektif mereka dalam mengawal kasus ini, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada otoritas yang berwenang.

"Di dalam hukum, praduga tak bersalah itu dijunjung. Jadi kami tidak meminta secara paksa, kami tidak menuduh. Kami hanya meminta diperiksa sebenar-benarnya. Apabila terbukti, ditangkap. Kalau tidak terbukti, ya dilepaskan begitu saja," pungkasnya.

Aksi damai tersebut berlangsung dengan tertib. Para mahasiswa berharap BNN dapat membuktikan kredibilitasnya sebagai lembaga penegak hukum yang bersih dan profesional dalam membongkar jaringan pabrik narkoba di Kota Batam hingga ke akar-akarnya. (cuy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polisi Bongkar Pabrik Narkoba di Bekasi, Barang Bukti Senilai Rp 1,34 Miliar


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pesantren dan Sekolah Asrama dengan 1.000 Siswa Boleh Bangun Dapur MBG
• 7 jam lalu
0
thumb
Rudy Tanoesoedibjo Absen Lagi, KPK: Jangan Tunda-tunda Penyidikan!
• 3 jam lalu
0
thumb
Video: Iran-Oman Sepakat Kelola Bersama Selat Hormuz
• 15 jam lalu
0
thumb
KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing untuk Menhut, Duga Pengembaliannya Belum Utuh
• 15 jam lalu
0
thumb
Dongkrak Kinerja, Bank Banten (BEKS) Perkuat Sinergi dan Dorong Transformasi Digital
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.