Sungai Rhine Mengering, Nadi Ekonomi Eropa Terancam Kemarau Panjang

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JERMAN -- Gelombang panas dan kemarau berkepanjangan yang melanda Eropa membuat debit air Sungai Rhine terus menyusut hingga mendekati level terendah dalam sejarah pengamatan. Kondisi tersebut tidak hanya mengubah bentang alam sungai yang menjadi urat nadi perdagangan Eropa, tetapi juga mengganggu aktivitas pelayaran, industri, hingga pasokan logistik di sejumlah negara.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : EPA
Advertisement

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ahli Hukum: Nany Widjaja Wajib Pertanggungjawabkan Rp21,4 Miliar Dana Perusahaan
• 16 jam lalu
0
thumb
Kasus Pasien Menunggu Ruang Rawat Inap 8 Jam Terjadi di RSCM, Kemenkes: Ruangan Memang Terbatas
• 5 jam lalu
0
thumb
Hampir Seribuan Senpi hingga Narkoba Ditemukan di Sekolah Swasta Jaksel
• 9 jam lalu
0
thumb
3 Hal Menarik dari Drakor Terbaru Gong Hyo Jin, A Bona Fide Killer
• 18 jam lalu
0
thumb
Lahan Tebu 2 Hektare di Ponorogo Terbakar, Diduga Dibakar Orang
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.