Usai 995 Senjata, Sekolah di Jaksel Kembali Temukan Narkoba, hingga CD Porno

liputan6.com
5 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Penemuan ratusan senjata di sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan membuka tabir baru. Setelah menemukan 995 pucuk senjata, yayasan sekolah kembali mengungkap temuan peluru, komponen senjata, alat pembuat amunisi, barang yang diduga narkotika, hingga puluhan keping CD porno.

Di saat yang sama, pengurus sekolah juga mengaku masih menemukan satu ruangan menyerupai bunker yang hingga kini belum berhasil dibuka. Seluruh temuan terbaru itu dilaporkan kepada Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (5/8/2026) malam.

Advertisement

BACA JUGA: Ada Bunker Rahasia di SD Jaksel, Tempat Penemuan Ratusan Senjata Api

Yayasan pun meminta polisi mengusut tuntas perkara tersebut sekaligus membuka bunker yang masih terkunci karena dikhawatirkan masih menyimpan senjata atau barang terlarang lainnya.

Kuasa hukum yayasan, Hermawanto mengatakan temuan pertama diperoleh saat pengurus membuka ruangan bekas Ketua Yayasan berinisial IWD pada 10-11 Juli 2026 bersama personel Polres Metro Jakarta Selatan.

"Pada tanggal 10 dan tanggal 11 Juli hampir satu bulan yang lalu kami menemukan ada 995 pucuk senjata. Di dalamnya ada senjata api, termasuk ada amunisi dan juga beberapa aksesoris senjata yang lain," kata Hermawanto kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).

Menurut dia, saat ruangan lain kembali dibuka pada Rabu (5/8/2026) malam, yayasan kembali menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana.

"Pada tadi malam kami menemukan kembali beberapa senjata. Termasuk juga menemukan narkoba dan juga menemukan CD porno," ujarnya.

Hermawanto menjelaskan, seluruh barang tersebut ditemukan di ruangan yang sebelumnya digunakan IWD. Pengurus baru tidak memiliki akses ke ruangan-ruangan tersebut karena seluruh kunci dibawa IWD setelah diberhentikan dari jabatannya pada 18 April 2026.

"Ketika mereka tidak boleh lagi beraktivitas atas nama yayasan, seluruh kunci-kunci itu dibawa sama mereka sehingga kita tidak punya akses. Akhirnya kita meminta pendampingan kepolisian untuk membuka ruangan itu. Ketika kita buka ruangannya ternyata berisi senjata dan ada narkobanya," katanya.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gibran Pastikan Pemerintah Optimal Selesaikan Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera
• 1 jam lalu
0
thumb
Terkuak! Menhut Belum Kembalikan Seluruh Uang Suhardiman Amby
• 20 jam lalu
0
thumb
Lama Tak Terdengar Kabarnya, Sri Mulyani Ditunjuk Bank Dunia Jadi Ketua Penghimpunan Dana Buat Negara Miskin
• 6 jam lalu
0
thumb
Pengamat Sarankan Partai Evaluasi Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong
• 10 jam lalu
0
thumb
Menko Polkam Pastikan Situasi Nasional Aman dan Terkendali, Masyarakat Dihimbau Tak Percaya Hoaks
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.