JAKARTA, KOMPAS.TV - Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri merilis data provinsi dan kabupaten/kota dengan jumlah kelahiran serta penerbitan akta kematian tertinggi pada Semester I 2026.
Data tersebut menjadi salah satu potret dinamika administrasi kependudukan sekaligus dasar penyusunan kebijakan dan peningkatan pelayanan publik.
Berdasarkan Data Kependudukan Semester I 2026 per 30 Juni, Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah kelahiran terbanyak, yakni 177.527 kelahiran.
Posisi berikutnya ditempati Jawa Timur dengan 140.078 kelahiran, disusul Jawa Tengah 136.660 kelahiran, Banten 42.441 kelahiran, dan Sulawesi Selatan 35.928 kelahiran.
Sementara pada tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Bogor mencatat jumlah kelahiran tertinggi dengan 19.269 kelahiran.
Baca Juga: Nama Naruto hingga Nobita Dipakai Ratusan Warga Indonesia, Dukcapil Ungkap Data Terbarunya
Di bawahnya terdapat Kabupaten Bandung sebanyak 14.600 kelahiran, Kota Surabaya 12.006 kelahiran, Kabupaten Bekasi 11.030 kelahiran, serta Kabupaten Tangerang 10.688 kelahiran.
Ditjen Dukcapil menegaskan setiap kelahiran yang tercatat merupakan fondasi penting dalam pemenuhan hak identitas setiap warga negara.
"Data ini menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan, meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, serta memastikan setiap kelahiran segera tercatat dan memperoleh dokumen kependudukan yang sah," tulis Ditjen Dukcapil.
"Mari pastikan setiap anak Indonesia memiliki Akta Kelahiran sebagai identitas hukum pertama untuk mengakses layanan pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan berbagai pelayanan publik lainnya."
Selain data kelahiran, Dukcapil juga merilis daerah dengan penerbitan akta kematian tertinggi selama Semester I 2026.
Baca Juga: Hari Apa Bayi Paling Banyak Lahir di Indonesia? Data Dukcapil Ungkap Kamis Peringkat Pertama
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- Dukcapil
- kelahiran Indonesia
- akta kematian
- Jawa Barat
- Data Kependudukan Semester I 2026
- angka kelahiran






Komentar (0)