Dirut Bulog siapkan pengalihan sebagian CBP jadi beras premium

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan, pihaknya menyiapkan pengalihan sebagian Cadangan Beras Pemerintah (CBP) menjadi beras premium guna memperkuat pasokan nasional sekaligus menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat Indonesia.

"Untuk kepastian pengalihan beras cadangan beras pemerintah menjadi premium itu nanti kita Rakortas kan dulu di Kemenko Pangan," kata Rizal ditemui di sela inspeksi mendadak ke salah satu ritel modern di kawasan Radio Dalam, Jakarta, Rabu (5/8) malam.

Menurut Rizal, rencana pengalihan sebagian beras CBP yang saat ini tercatat lebih dari 5 juta ton ke beras premium dapat meningkatkan pasokan ke jaringan ritel modern hingga pasar rakyat di seluruh Indonesia.

Namun, mengenai hal itu masih menunggu keputusan pemerintah melalui rapat koordinasi terbatas (Rakortas) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Rizal menyampaikan rencana rapat koordinasi telah diusulkan Perum Bulog yang semula dijadwalkan berlangsung pada Kamis (6/8), dijadwalkan ulang dan akan dilaksanakan pada Senin (10/8).

"Ya, ini nanti nunggu besok Rakortas rencananya hari Senin (10/8). Tadinya awalnya kan besok Kamis, terus ternyata diundur jadi hari Senin," bebernya.

Dalam forum tersebut, lanjut Rizal, rencananya pemerintah membahas kepastian rencana pengalihan sebagian CBP menjadi beras premium untuk memperkuat pasokan di pasar.

Baca juga: Dirut Bulog kerahkan jajaran kawal pasokan beras premium di ritel

Baca juga: Dirut Bulog sidak ritel modern pastikan pasokan beras premium aman

Menurut dia, pembahasan tersebut bertujuan memperkuat pasokan beras premium pemerintah sehingga masyarakat memiliki akses lebih luas terhadap produk berkualitas dengan harga yang tetap terjangkau.

Bulog telah menyiapkan kapasitas produksi untuk mendukung kebijakan tersebut apabila hasil rapat koordinasi pemerintah memutuskan pengalihan CBP menjadi beras premium nasional.

Ia menyebutkan saat ini Bulog memproduksi sekitar 21 ton beras premium setiap hari untuk wilayah DKI Jakarta, sedangkan produksi secara nasional mencapai sekitar 300 ton setiap harinya.

Peningkatan produksi diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memperluas distribusi beras premium melalui jaringan ritel modern maupun pasar rakyat di berbagai daerah Indonesia.

Rizal menilai penguatan pasokan beras premium penting dilakukan agar masyarakat memperoleh alternatif produk berkualitas dengan harga lebih terjangkau dibandingkan sebagian produk yang beredar di pasaran.

Menurutnya, beras premium Bulog merek Punokawan dan Befood Sentra Ramos dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp74.500 untuk kemasan 5 kilogram, menjadi pilihan terjangkau bagi masyarakat karena dipasarkan dengan harga lebih rendah dibandingkan sejumlah merek premium lainnya.

Berdasarkan hasil peninjauan di salah satu ritel modern kawasan Radio Dalam, Jakarta, kedua produk Bulog tersebut dijual lebih murah sekitar Rp20.000 dibandingkan merek Anak Raja dengan harga Rp94.500 per 5 kg, bahkan selisihnya mencapai lebih dari Rp50.000 dibandingkan merek Topi Koki mencapai Rp126.900 per 5 kg.

Oleh karena itu, Rizal berharap melalui langkah pengalihan sebagian CBP menjadi beras premium dapat membantu menjaga stabilitas harga sehingga menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui distribusi yang lebih luas dan berkesinambungan.

Baca juga: Bulog: "Multiplier effect" pengelolaan pangan tembus Rp48,54 triliun

Baca juga: Bulog siap distribusi bantuan beras ke 33,2 juta KPM mulai 17 Agustus


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 6 Agustus 2026, Jangan Lupa Datang!
• 9 jam lalu
0
thumb
Saepullah Mutilasi Pakai Pisau Dapur, Kontrakan di Gang Belimbing Depok Jadi Saksi Bisu Pembantaian Kunaefi
• 15 jam lalu
0
thumb
Sekolah Disegel dan Digembok Ahli Waris, Pembelajaran Siswa SDN di Bandung Terpaksa Direlokasi
• 2 jam lalu
0
thumb
Anggota DPR Soroti Kesiapan Pemerintah Hadapi Karhutla di Kawasan Gunung Bromo
• 19 jam lalu
0
thumb
Menteri Lingkungan Hidup Memuji Penanganan TPA Tamangapa Makassar dan Menyebutnya Layak Menjadi Contoh Nasional
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.