Akhir Kasus Kematian Dokter PPDS di Siak

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Polisi akhirnya mengungkap penyebab kematian dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi FK Universitas Riau, Alex Cristo Loris, yang ditemukan meninggal di RSUD Tengku Rafian Siak. Berdasarkan hasil penyelidikan dan autopsi, polisi memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

Korban dinyatakan meninggal akibat efek obat Rocuronium yang masuk ke dalam tubuh melalui suntikan di punggung tangan kiri. Selain itu, penyidik juga mengungkap dugaan korban mengalami depresi akibat persoalan pinjaman online, sementara hasil pemeriksaan CCTV menunjukkan korban datang seorang diri ke lokasi sebelum ditemukan meninggal.

Polisi: Dokter PPDS Alex Cristo Loris Meninggal Akibat Efek Rocuronium

Tabir penyebab kematian dokter Alex Cristo Loris, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di RSUD Tengku Rafian Siak, akhirnya terungkap. Setelah melakukan penyelidikan secara menyeluruh, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

"Kami mengamankan barang bukti, memeriksa rekaman CCTV, meminta keterangan para saksi, serta melibatkan sejumlah ahli guna memastikan penyebab kematian secara objektif dan profesional," ujar AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar saat jumpa pers di Gedung Endra Dharma Laksana Polres Siak, Selasa (4/8).

Sementara itu, hasil autopsi yang disampaikan Kasubdit Dokkes Polda Riau Kompol dr Dessi Martha Panjaitan mengungkap adanya bekas suntikan pada punggung tangan kiri korban yang diduga menjadi jalur masuk obat Rocuronium ke dalam tubuh.

"Memar pada kepala tidak menjadi penyebab kematian, sedangkan luka-luka lain pada tubuh merupakan luka pascakematian akibat aktivitas serangga," jelas dr. Dessi Martha.

Dokter Alex Cristo Diduga Bunuh Diri, Depresi Terkait Pinjol

Polres Siak memaparkan hasil penyelidikan terkait kematian dr. Alex Cristo Loris, dokter residen di RSUD Tengku Rafian Siak, Riau, yang sedang menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi FK Universitas Riau.

"Hasil pemeriksaan forensik telah kami terima. Dari seluruh rangkaian penyelidikan yang dilakukan, sampai saat ini belum ditemukan keterivatan pihak lain dalam peristiwa tersebut," ujar Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar.

Kapolres menjelaskan, penyidik telah mengumpulkan dan menganalisis sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) dari berbagai lokasi, mulai dari lingkungan RSUD Tengku Rafian, sekolah yang berada di sekitar tempat kejadian, hingga sejumlah titik di sepanjang rute yang dilalui korban.

"Dari hasil penyelidikan yang kami lakukan, korban diduga mengalami depresi akibat persoalan pinjaman online. Informasi tersebut juga telah diketahui oleh istrinya," ujar AKP Raja Kosmos.

Pesan Terakhir dr. Alex ke Istri: Maaf Sayang, Aku Udah Enggak Tertolong Lagi

Temuan tersebut terungkap dalam ekspose hasil penyelidikan yang digelar Satreskrim Polres Siak pada Selasa (4/8). Berdasarkan rangkaian penyelidikan ilmiah, polisi menyimpulkan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam kematian Alex.

"Kami mengamankan barang bukti, memeriksa rekaman CCTV, meminta keterangan para saksi, serta melibatkan sejumlah ahli guna memastikan penyebab kematian secara objektif dan profesional," ujar AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar saat ekspose di Gedung Endra Dharma Laksana Polres Siak.

Hasil pemeriksaan rekaman CCTV menunjukkan korban berjalan seorang diri menuju lokasi kejadian pada malam sebelum ditemukan meninggal.

"Rekaman CCTV yang diambil dari dua sumber menunjukkan korban berjalan seorang diri menuju lokasi kejadian pada malam sebelum ditemukan meninggal dunia dan tidak terlihat adanya orang lain yang mendampingi korban," katanya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Serangan Drone Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 1 Warga, 12 Terluka
• 5 jam lalu
0
thumb
Kesal Tentara Israel Dikritik, Wakil Wali Kota Tel Aviv Tantang Mamdani Tarung Tinju, Tenis, atau Main Catur
• 9 jam lalu
0
thumb
Ada Rekayasa Lalu Lintas di Stasiun Kota dan Glodok hingga 2027, Simak Rutenya
• 37 menit lalu
0
thumb
Enam Profesor UT Ingatkan Ilmu Pengetahuan Harus Menjawab Kehidupan
• 3 jam lalu
0
thumb
Jangan Tunggu Kaya Dulu, Ini Waktu Terbaik Mulai Investasi Emas untuk Dana Pensiun
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.