Jangan Tunggu Kaya Dulu, Ini Waktu Terbaik Mulai Investasi Emas untuk Dana Pensiun

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Merencanakan dana pensiun sering kali menjadi prioritas yang baru dipikirkan ketika usia mulai memasuki kepala empat atau bahkan menjelang pensiun. Padahal, semakin lama seseorang menunda persiapan, semakin besar pula dana yang harus disisihkan untuk mencapai target keuangan di masa depan. 

Karena itu, banyak pakar keuangan menyarankan agar perencanaan pensiun dimulai sedini mungkin, termasuk dalam memilih instrumen investasi yang sesuai.

Baca Juga :
Harga Emas Hari Ini 5 Agustus 2026: Antam Lanjut Merosot, Produk Global Bervariasi
7 Kesalahan yang Bikin Investasi Emas Kurang Untung, Hindari Kalau Tak Mau Rugi

Salah satu instrumen yang kerap menjadi pilihan adalah emas. Logam mulia ini dikenal memiliki kemampuan menjaga nilai aset dalam jangka panjang serta sering dimanfaatkan sebagai pelindung kekayaan ketika kondisi ekonomi tidak menentu. 

Tidak heran jika banyak orang mulai melirik investasi emas untuk dana pensiun. Namun, muncul pertanyaan yang juga sering diajukan, kapan sebenarnya waktu terbaik untuk mulai investasi emas demi mempersiapkan masa pensiun?

Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui, sebagaimana dilansir dari Investopedia, Rabu, 5 Agustus 2026.

1. Mulai sedini mungkin agar memiliki waktu lebih panjang

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah menunggu sampai memiliki penghasilan besar atau menanti usia menjelang pensiun untuk mulai berinvestasi.

Padahal, memulai investasi emas sejak usia muda memberi Anda waktu lebih panjang untuk mengumpulkan aset secara bertahap. Strategi ini juga membuat Anda tidak perlu terburu buru membeli emas dalam jumlah besar ketika masa pensiun semakin dekat.

2. Jangan menunggu harga emas turun

Banyak calon investor menunda membeli emas karena berharap harga akan turun. Sayangnya, tidak ada yang bisa memastikan kapan harga emas mencapai titik terendah.

Menunggu terlalu lama justru dapat membuat Anda kehilangan kesempatan membangun aset. Karena itu, banyak pakar menyarankan pembelian secara bertahap dalam jangka panjang dibanding mencoba menebak pergerakan harga.

Cara ini juga membantu mengurangi risiko membeli seluruh emas pada harga yang terlalu tinggi.

3. Jadikan emas sebagai pelengkap portofolio pensiun

Meski dikenal sebagai aset yang relatif stabil, emas bukan berarti harus menjadi satu satunya investasi untuk dana pensiun. Sebaliknya, emas lebih tepat dijadikan sebagai pelengkap portofolio investasi. Anda tetap dapat mengombinasikannya dengan instrumen lain seperti saham, obligasi, deposito, atau reksa dana sesuai tujuan keuangan dan profil risiko.

Baca Juga :
Harga Emas Hari Ini 4 Agustus 2026: Produk Antam Melorot, Global Bervariasi
Siapa Pemilik Emas 74 Kg di Kasus Febrie Adriansyah? Kejagung: Nanti Terungkap di Persidangan
Sindikat Penipu Penjualan Emas Dibongkar, Dikendalikan Napi Lapas di Sumut

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Lontara+ Dilirik Australia Awards, Makassar Tampilkan Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Digital
• 19 jam lalu
0
thumb
Mutilasi Depok, Saepul Gondol Motor Korban dan Buang Potongan Tubuh ke Sungai
• 22 jam lalu
0
thumb
Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham Kereta Cepat Whoosh
• 21 jam lalu
0
thumb
Pemerintah siapkan OMC percepat pemadaman karhutla di Gunung Bromo
• 3 jam lalu
0
thumb
Krisis Kali Bekasi yang Mengusik Warga: Bau Menyengat, Busa Putih, hingga Air Menghitam
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.