Pemerintah siapkan OMC percepat pemadaman karhutla di Gunung Bromo

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan skenario Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah tambahan untuk memicu hujan dan mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Bromo, Jawa Timur.

Kepala BNPB Suharyanto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan opsi rekayasa cuaca tersebut disiapkan bersamaan dengan penerjunan bantuan pemadaman dari udara atau aerial firefighting.

"Selain water bombing, BNPB menyiapkan dukungan OMC yang pelaksanaannya disesuaikan dengan perkembangan kondisi cuaca dan kebutuhan di lapangan," kata dia.

Baca juga: BNPB: Luas lahan terbakar di Gunung Bromo mencapai 60 hektare

Suhariyanto menjelaskan integrasi pemadaman udara ini dirancang untuk memperkuat tim gabungan darat yang selama ini terhalang oleh tebing-tebing terjal di lereng Kaldera Bromo.

Penanganan darurat skala besar ini didasari atas penetapan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan serta Karhutla oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/327/013/2026.

Status siaga darurat tingkat provinsi tersebut berlaku selama 180 hari terhitung sejak 26 Mei hingga 6 Oktober 2026 mendatang.

Guna memperkuat payung hukum daerah terdampak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo juga menerbitkan Keputusan Bupati Nomor 300.2/326/426.32/2026 terkait siaga darurat karhutla yang berlaku hingga 5 Oktober 2026.

Baca juga: BPBD Probolinggo siaga penuh, antisipasi kebakaran Gunung Bromo meluas

Suharyanto menegaskan ketersediaan status siaga darurat ini memberi kemudahan akses bagi pemerintah pusat untuk menyalurkan bantuan armada helikopter hingga teknologi modifikasi cuaca.

Penggunaan OMC dan helikopter water bombing diharapkan mampu menjangkau titik-titik api yang terisolasi, sehingga tidak meluas ke area hutan konservasi lainnya.

Menunjang proses tersebut, BNPB mengimbau seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan puncak musim kemarau serta mematuhi arahan penutupan sementara kawasan wisata dalam wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ini demi mempermudah operasi tim gabungan.

Baca juga: BPBD sebut kebakaran di Bromo mulai menjalar ke arah Malang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Bernardo Tavares Siapkan Senjata Rahasia di Final Piala Presiden, Persebaya All In Lawan Persib 
• 17 jam lalu
0
thumb
Asosiasi Buka Suara soal Purbaya Batal Terapkan Pajak E-commerce
• 1 jam lalu
0
thumb
Pengamat Sarankan Partai Evaluasi Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong
• 3 jam lalu
0
thumb
Permintaan Maaf Hilda Clarissa, Nakes yang Viral Usai Komentar soal Pasien BPJS Yurizal
• 20 jam lalu
0
thumb
Rupiah Menguat Rp17.911 Per Dolar AS, Analis Mata Uang: Seiring Optimisme Selat Hormuz Segera Dibuka Lagi
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.