JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat merilis prospek cuaca mingguan untuk periode 6-12 Agustus 2026.
Dalam sepekan ke depan, BMKG Jawa Barat memprediksi curah hujan di wilayah Jawa Barat cenderung menurun seiring menguatnya fenomena El Nino.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.
BMKG menjelaskan, berdasarkan analisis iklim global terkini, fenomena El Nino yang ditunjukkan oleh Indeks Nino 3.4 sebesar +1,94 mengindikasikan adanya potensi pengurangan curah hujan di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat.
Baca Juga: Cuaca Jakarta Besok, Kamis 6 Agustus 2026, BMKG Prediksi Cerah Berawan
Namun, lanjut BMKG, kondisi atmosfer dalam sepekan ke depan masih mendukung terbentuknya awan hujan secara lokal.
"Suhu muka laut yang masih relatif hangat di sebagian perairan Indonesia, kelembapan udara lapisan 850-700 mb relatif masih lembap berkisar antara 50-90%, serta labilitas atmosfer bervariasi ringan hingga sedang," demikian keterangan BMKG melalui akun Instagram @bmkg_jawabarat, Rabu (5/8/2026).
Secara umum, BMKG memperkirakan curah hujan di Jawa Barat akan mengalami penurunan. Kendati demikian, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi secara lokal, terutama pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.
Selain itu, hujan berintensitas sedang yang disertai kilat atau petir serta angin kencang juga masih berpotensi terjadi dalam skala lokal dengan durasi singkat di beberapa daerah di Jawa Barat.
BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau.
Penulis : Dian Nita Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- bmkg
- kemarau 2026
- el nino
- jawa barat






Komentar (0)