Netanyahu Nyatakan Israel tak Sepakat dengan Rencana Perdamaian AS di Gaza

kumparan.com
12 jam lalu
Cover Berita

Israel tak menyepakati rencana Amerika Serikat (AS) terkait rencana rekonstruksi dan perdamaian di Gaza. Ia menegaskan, pasukannya tak akan mundur dari Gaza, bahkan setelah Hamas mematuhi pelucutan senjata.

Sementara Gerakan Islam Palestina sendiri menyatakan ulang komitmennya terkait rancangan yang telah diutarakan Presiden Donald Trump di pertemuan Board Of Peace (BoP) pekan lalu. Terutama terkait poin pelucutan senjata milisi Palestina dan mundurnya Israel dari Gaza.

Dilansir AFP, komentar Netanyahu ini muncul di akun media sosialnya.

"Mereka yakin soal pelucutan senjata Hamas dan proses demiliterisasi Gaza. Kita tahu itu, mereka menerima draft mereka, tapi kita tidak setuju. Itu bukan draft kami, dan kita sudah menyampaikan tanggapan," ucap Netanyahu.

Lalu, pada Rabu (5/8), Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Israel Letjen Eyal Zamir menyatakan akan terus melakukan operasi militer di Gaza secara proaktif.

"Kami terus memburu mereka yang bertanggung jawab terhadap serangan Hamas, pada 7 Oktober 2023," katanya.

"Di Gaza, kami telah menyerang Hamas secara signifikan, melemahkannya, dan secara fundamental mengubah peta keamanan," ucap Eyal Zamir.

Eyal Zamir juga menyatakan operasi militer Israel di Gaza adalah bagian dari perlindungan masyarakat.

"Kita berupaya menghilangkan ancaman di setiap situasi, melindungi komunitas dan penduduk, serta melindungi keamanan mereka," ucap Eyal Zamir.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mengupas LEX Platform di Lepas E4 EV
• 3 jam lalu
0
thumb
Sebagian Jakarta bakal cerah berawan pada Kamis pagi
• 10 jam lalu
0
thumb
Drone Bermuatan Bahan Peledak Ditemukan di Bandara Jerman, Disebut sebagai Ancaman Baru
• 5 jam lalu
0
thumb
4 Zodiak yang Sering Habiskan Uang demi Teman, Tak Heran Sulit Menabung
• 9 jam lalu
0
thumb
HUT ke-81 RI: Menimbang Keadilan 8.100 Kursi Istana Merdeka
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.